15 Manfaat Buah Alpukat Bagi Kesehatan

Kesehatan
Mari bagikan artikel ini

Alpukat mungkin berlemak, namun hal itu tidak berarti bahwa buah yang satu ini memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, kenyataannya buah alpukat merupakan salah satu makanan yang bisa memberikan energi eksta dan manfaat kesehatan lainnya pada tubuh.

Tekstur yang lembut dan rasanya yang nikmat membuat alpukat menjadi bahan yang banyak diolah untuk menjadi beragam makanan dan minuman. Dikarenakan alpukat mengandung lemak, maka buah ini bisa dijadikan sebagai pengganti daging dalam sandwich (roti lapis) atau salad.

Namun dari semua penjelasan ini, hal apakah yang membuat alpukat begitu penting dalam kehidupan manusia sehari-hari? Artikel kali ini akan mebahas tentang nutrisi dan manfaat buah alpukat yang bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

 

Kandungan Nutrisi Buah Alpukat

Lemak sehat

Alpukat mengandung lemak yang mengisi sekitar tiga-perempat jumlah kalori secara keseluruhan. Namun demikian, lemak dalam buah alpukat adalah lemak tak jenuh tunggal dalam bentuk asam oleat. Lemat tak jenuh tunggal merupakan ‘lemak baik’ yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah dan dapat menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Protein

Buah alpukat rata-rata mengandung sekitar 4 gram protein, jauh lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.

Gula

Kadar gula dalam alpukat merupakan salah satu yang terendah dibandingkan dengan buah lainnya. Setengah buah alpukat mengandung sekitar 0,2 gram gula.

Vitamin dan Mineral

Alpukat merupakan sumber kalium yang bahkan mungkin lebih banyak daripada buah pisang. Selain itu, alpukat kaya akan vitamin K, vitamin B9, vitamin B6, vitamin B5, vitamin C, dan vitamin E.

Serat Pangan

Alpukat Ukuran sedang mengandung 11 gram serat, hampir setengah dari jumlah asupan serat harian yang disarankan.

 

Manfaat Buah Alpukat Bagi Kesehatan

Selain sebagai sumber serat dan vitamin, penelitian menunjukkan bahwa alpukat mempunyai sejumlah manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi resiko berbagai penyakit termasuk diabetes.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Alpukat kaya akan senyawa yang disebut beta-sitosterol yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Menurut sebuah studi, pasien dengan hiperkolesterolemia ringan yang menyertakan alpukat dalam menu makan merea selama 7 hari diketahui memiliki 17 % penurunan kadar kolesterol darah total, penurunan 22 % kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta peningkatan 11 % di kadar koleterol HDL (kolesterol baik).

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Alpukat mengandung vitamin B6 dan asam folat, yang membantu mengatur kadar homosistein (homocysteine). Kadar homosistein yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Alpukat juga mengandung vitamin E, glutathione, dan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan jantung.

  1. Mengontrol tekanan darah

Alpukat juga merupakan sumber kalium yang dapat membantu mengontrol tekanan darah.

  1. Sifat anti-inflamasi

Senyawa fitonutrien yang ditemukan dalam alpukat, seperti polifenol dan flavonoid diketahui memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga mengurangi resiko gangguan inflamasi (peradangan) dan degeneratif.

  1. Menjaga kesehatan mata

Alpukat adalah sumber dari lutein karotenoid yang dikenal dapat membantu melindungi mata dari katarak dan kerusakan yang berhubungan dengan degenerasi makula terkait usia.

  1. Mengatur kadar gula darah

Lemak tak jenuh tunggal (lemak baik) dalam alpukat bisa membalikkan resistensi insulin yang dapat membantu mengatur kadar gula darah. Alpukat juga mengandung serat larut yang menjaga kadar gula darah tetap stabil.

  1. Membantu mencegah cacat lahir

Alpukat kaya akan folat, vitamin B9 yang dikenal sebagai asam folat. Satu cangkir alpukat menyediakan sekitar 23 % folat dari nilai harian yang direkomendasikan. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir, seperti cacat tabung saraf dan spina bifida.

  1. Mengurangi resiko stroke

Tingginya kadar folat dalam alpukat juga dapat melindungi tubuh dari serangan stroke. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang makan makanan kaya folat memiliki resiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang jarang menerima asupan folat.

  1. Melindungi terhadap kanker

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa alpukat dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. Asam oleat dalam alpukat juga efektif dalam mencegah kanker payudara.

  1. Melawan radikal bebas

Alpukat mengadung glutathion, sebuah antioksidan kuat yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

  1. Memiliki sifat anti-penuaan

Berkat antioksidannya yang tinggi, alpukat bermanfaat dalam mencegah gejala penuaan. Glutathion dalam alpukat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat.

  1. Membantu mengatasi bau mulut

Alpukat adalah salah satu makanan pencuci mulut alami terbaik dan bisa berperan sebagai ‘obat’ bau mulut. Buah ini juga dapat membantu ‘membersihkan usus’ yang menjadi penyebab mulut menjadi bau.

  1. Perawatan kulit

Minyak alpukat sering ditambahkan pada banyak kosmetik karena kemampuannya dalam memelihara kulit dan membuat kulit lebih tampak bersinar. Alpuakat juga dapat membantu mengobati psoriasis, penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan dan iritasi.

  1. Membantu menambah berat badan

Alpukat memiliki 200 kalori untuk 100 gram, lebih banyak dari buah lainnya yang memiliki sekitar 60-80 kalori per 100 gramnya. Karena jumlah kalorinya yang tinggi, alpukat merupakan makanan terbaik bagi orang-orang yang ingin menaikkan berat badan dengan cara yang sehat. Alpukat merupakan sumber kalori yang sehat, tidak seperti makanan padat kalori lainnya yang mungkin mengandung lemak jenuh dan gula berlebih.

  1. Meningkatkan penyerapan nutrisi

Asupan alpukat dikaitkan dengan peningkatan penyerapan gizi. Sebuah studi menunjukkan bahwa ketika para partisipan mengosumsi salad yang terdapat alpukatnya, mereka menyerap lima kali lebih banyak jumlah karotenoid daripada mereka yang hanya mengonsumsi salad saja tanpa alpukat. Karotenoid adalah kelompok nutrisi yang mangandung beta karoten dan likopen.

Itulah beberapa manfaat dari alpukat dan satu penelitian lagi bahwa ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Terung dan alpukat mennyerupai rahim dan serviks. Penelitian menunjukkan bahwa ketika wanita memakan alpukat sekali seminggu, itu dapat menyeimbangkan hormon-hormon, mengurangi berat kelahiran yang tidak diinginkan dan mencegah kanker serviks. Dengan fakta yang menakjubkan, diperlukan waktu tepat sembilan bulan bagi alpukat untuk bertumbuh dari bunga yang mekar sampai menjadi buah yang matang!.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat. Tuhan memberkati

Sumber :  artikelkesehatan99.com


Mari bagikan artikel ini

2 thoughts on “15 Manfaat Buah Alpukat Bagi Kesehatan

  1. Luar biasa buat kesehatan dan mencegah dari berbagai macam penyakit yang mematikan seperti stroke dan kangker payudara…

    1. Amin. Terpujilah Tuhan kita Yesus Kristus yang menciptakan alam sebagai media kesembuhan supaya nyata kuasa-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *