renungan berkat

ALLAH MELANGKAPI SAYA DENGAN SEGALA YANG BAIK

Renungan Harian
Allah Bekerja Melalui Saya
Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (lbrani 3:20, 21)

Agama Yesus Kristus artinya sesuatu yang lebih dari pada sekedar berbicara. Kebenaran Kristus terdiri dari tindakan yang benar dan perbuatan baik yang muncul dari motif yang murni dan tidak mementingkan diri sendiri. . . . Kristus datang untuk melakukan kehendak Bapa-Nya. Apakah kita mengikuti jejak-Nya? Semua orang yang telah memanggil nama Kristus haruslah senantiasa berusaha memupuk persahabatan yang erat dengan Dia, agar mereka dapat berjalan sebagaimana Ia berjalan, dan melakukan pekerjaan Kristus. . . .

Adalah pekerjaan yang kita lakukan atau tidak kita lakukan, yang menceritakan dengan kuasa besar atas kehidupan dan nasib kita. Allah menuntut kita memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan pada kita untuk hal-hal yang berfaedah. Lalai melakukan hal ini berarti berbahaya terhadap pertumbuhan kerohanian kita. Kira mempunyai tugas yang besar yang harus kita laksanakan.

Kewajiban-kewajiban yang diletakkan Tuhan kepada kita haruslah kita lakukan, bukan secara dingin  atau sedih, melainkan sebagai pelayanan kasih. Lakukanlah pekerjaanmu dengan sekuat kesanggupanmu dan simpati, maka engkau akan mengetahui bahwa Kristus berada di dalamnya. Kehadiran-Nya akan menjadikan pekerjaan itu ringan, dan hatimu akan dipenuhi dengan sukacita. Engkau akan bekerja seirama dengan Allah, dalam kesetiaan, kasih dan ketulusan hati. Kita harus menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh dan tulus, setia melaksanakan pekerjaan yang dibebankan pada kita.

Setiap orang yang menyalakan sumbu pelita dari mezbah ilahi memegang pelitanya erat-erat. Ia tidak menggunakan api biasa menyalakan perukupannya, melainkan api yang suci, yang menyala terus dengan kuasa Allah, siang dan malam. Mereka yang berjalan mengikuti jejak Yesus, yang mau menyerahkan hidupnya pada tuntutan-Nya dan pada pekerjaan-Nya, mempunyai minyak emas dalam bejana mereka bersama pelita-pelitanya. Mereka tidak akan ditempatkan pada suatu jabatan untuk mana Allah tidak menyediakan perlengkapan. Pelita hidup selalu diatur tangan yang menyalakannya.

Hidupku Kini, hal. 219

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *