Apakah Anda Hidup dalam Iman atau Ketakutan?

Blog AFI

Sebuah kejadian di Korea utara dan tanggapan dunia terhadap ancamannya menyebabkan peningkatan mendadak dalam penjualan alat pemurni udara dan tempat berlindung yang didesain untuk menyediakan perlindungan dari kemungkinan gas beracun atau serangan nuklir di Jepang.

Alat pemurni udara yang dibuat secara khusus telah habis terjual di Tokyo beberapa hari belakangan, meskipun harganya setara dengan dua bulan gaji rata-rata pekerja. Para keluarga dan perusahaan membangun tempat perlindungan yang menghabiskan ratusan ribu dolar untuk melindungi pekerja dan orang yang mereka kasihi dalam polemik senjata penghancur masal ini. beberapa pembuat tempat perlindungan ini menyatakan bahwa mereka dapat melindungi orang dari bom nuklir yang diledakan hanya sekitar 400 meter saja.

Jepang adalah salah satu dari beberapa negara yang pernah mengalami secara langsung serangan gas dan nuklir. Pada tahun 1995, pengikut aliran Aum Shinrikyo menyebarkan gas sarin di stasiun kereta bawah tanah Tokyo, membunuh tiga belas orang dan melukai lebih dari 5.000 lainnya. Militer Amerika Serikat juga menjatuhkan bom atom di Jepang pada perang dunia ke-2

Ketakutan yang mencengkram penduduk Jepang dan Korea Selatan juga meningkatkan perhatian dari Amerika Serikat, sebagaimana ancaman misil antar benua Korea Utara telah menjadi ancaman umum. kita sepertinya hidup di waktu yang Yesus jelaskan dalam Lukas 21:26, ketika “Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini.”

Yesus Tau ancaman perang akan meningkat pada akhir zaman, tetapi Ia mengatakan kepada pengikut-Nya bahwa mereka tidak perlu takut atau cemas (Matius 24:6-7). Yesus juga mengingatkan mereka untuk membaca dan mengerti perkataan nabi Daniel (Matius 24:15).

Dalam Daniel 12:1, sebagaimana nubuatan yang menakjubkan mencapai akhirnya, kita menemukan nubuatan yang akurat dan janji yang menyemangatkan: “dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu”
Pada waktu ini dalam sejarah dunia, ketika keselamatan dan kedamaian sepertinya hanya tersedia dengan harga mahal, mereka yang memiliki iman dalam Yesus akan menempatkan kepercayaan penuh dalam janji-Nya untuk hidup kekal dan keluputan dari kejahatan dan kehancuran yang mengepung kita di dunia ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *