BUAH YANG MEMBERI HIDUP

Renungan Harian

vineyard-photos-020_1Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Wahyu 22:2

Buah pohon kehidupan di Taman Eden memiliki khasiat yang luar biasa. Dengan memakan buahnya berarti hidup selama-lamanya. Buahnya adalah pencegah kematian. …

Setelah dosa masuk Penjaga kebun sorgawi memindahkan pohon kehidupan itu ke Firdaus di atas.

Orang-orag kudus yang ditebus, yang telah mengasihi Allah dan memelihara perintah-perintahNya selama didunia ini akan masuk melalui gerbang kota itu, dan berhak atas pohon kehidupan itu. Mereka akan bebas makan buah itu sebagaimana orang tua kita yang pertama memakannya sebelum mereka jatuh. Daun-daun pohon kehidupan yang rindang itu akan menyembuhkan bangsa-bangsa. Semua kesusahan mereka sudah lenyap. Penyakit, dukacita dan kematian tidak akan pernah mereka rasakan lagi, karena daun-daun pohon kehidupan itu telah menyembuhkan mereka. Jadi Yesus akan melihat kesusahan jiwaNya dan menjadi puas, ketika orang-orang yang ditebus, yang telah menderita kesusahan, bekerja keras, dan kesengsaraan, yang telah merintih-rintih di bawah kutuk, dikumpulkan di sekeliling pohon kehidupan untuk memakan buahnya yang baka, yang dikorbankan oleh orang tua kita  yang pertama, dengan melanggar perintah-perintah Allah. Tidak lagi akan bahaya kehilangan hak mereka atas pohon kehidupan itu, sebab ia yang telah menggoda leluhur kita yang pertama itu akan dibinasakan pada kematian yang kedua.

Penurutan terhadap semua perintah Allah merupakan persyaratan untuk makan buah pohon kehidupan. Adam jatuh karena tidak menurut. …

Penurutan kepada Yesus Kristus memberi manusia kesempurnaan tabiat dan hak atas  pohon kehidupan itu. Kembali syarat-syarat bagi orang-orang yang mau mengambil bagian dari pohon kehidupan itu dengan jelas dinyatakan dalam kesaksian Yesus Kristus kepada Yohanes: “Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya (menurut hukum-hukum Allah), mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.”

Dipulihkan kepada pohon kehidupan yang lama hilang di Eden itu, orang-orang yang ditebus akan “bertumbuh” kepada bentuk tubuh yang sempurna yaitu bentuk manusia mulia yang mula-mula. Bekas-bekas kutuk dosa yang masih melekat terakhir akan dilenyapkan, dan orang-orang milik Kristus yang setiawan akan tampil dalam “keindahan Tuhan Allah kita,” baik pikiran, jiwa dan tubuh memantulkan citra yang sempurna dari Tuhan mereka. Ya, penebusan yang ajaib! yang telah lama dibicarakan, yang telah lama diharapkan, direnungkan dengan sambutan yang penuh  kerinduan, tetapi tidak pernah dimengerti dengan sepenuhnya.

 

Maranata Hal. 325

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *