Kebinasaan Ilmu Yang Palsu

Renungan Harian

enlightening-book

Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan kepadamu, hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan pertentangan­pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan. I Timotius 6:20

Di New Hampshire terdapatlah orang-orang yang aktif dalam menyebarkan gagasan-gagasan palsu mengenai Allah. Terang telah diberikan kepada saya bahwa orang-orang ini sedang menjadikan kebenaran tidak berguna dengan gagasan-gagasan mereka, beberapa dari antaranya menjurus kepada faham cinta bebas. Kepada saya telah ditunjukkan bahwa orang-orang ini sedang merayu jiwa-jiwa dengan menyuguhkan teori untung-untungan mengenai Allah. …

Di antara pandangan-pandangan lain, mereka menganut bahwa mereka yang sekali telah disucikan tidak dapat berdosa, dan ini mereka nyatakan sebagai makanan injil. Teori-teori mereka yang palsu, dengan tanggungan pengaruh mereka yang memperdayakan, menyebabkan bahaya besar kepada mereka sendiri dan kepada orang lain. Mereka sedang mendapatkan kuasa kerohanian terhadap mereka yang tidak dapat melihat jahatnya teori-teori yang terselimut dengan Indahnya ini. Kejahatan-kejahatan besar telah menjadi akibatnya. Ajaran yang semuanya kudus telah membawa kepada kepercayaan bahwa kasih sayang orang yang telah disucikan tidak pernah berada dalam bahaya untuk tersesat. Akibat kepercayaan ini merupakan penggenapan keinginan-keinginan hati yang jahat, yang walaupun dinyatakan sudah disucikan, sama sekali jauh dari kekudusan pikiran dan perbuatan.

Ini hanyalah salah satu contoh di mana saya terpanggil untuk menegur mereka yang menyuguhkan ajaran mengenai allah yang tidak tentu yang tersebar di alam, dan ajaran tentang tubuh yang kudus.

Pada masa yang akan datang, kebenaran akan dipalsukan oleh peraturan-peraturan manusia. Teori-teori penipu akan dinyatakan sebagai ajaran yang selamat. Pengetahuan yang palsu adalah salah satu alat yang digunakan Setan di istana sorgawi, dan ini digunakannya sekarang. …

Saya memohon mereka yang sedang bekerja bagi Allah supaya tidak menerima yang palsu gantinya yang tulen. Kita tidak perlu mengada-ada atau menikmati kesukaan palsu. Di dalam pedupaan emas kebenaran, sebagaimana yang disuguhkan dalam pengajaran­pengajaran Kristus, kita dapat mengetahui mana yang meyakinkan dan mana yang menobatkan jiwa-jiwa. Kebenaran itu dinyatakan dalam kesederhanaan Kristus bahwa Ia datang ke dunia ini untuk memberitakan, dan kuasa pekabaranmu akan menjadikan hal itu sendiri terasa. Jangan menyatakan teori-teori atau ujian yang tidak ada dasarnya di dalam Alkitab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *