Kemuliaan Tuhan

Mengenal Yesus

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Roma 3:23

Semua orang telah berbuat dosa. Dalam konteks Roma 3, Paulus sedang berbicara mengenai orang Yahudi dan orang Yunani. Orang-orang Yahudi ini sudah dipercayakan firman Tuhan (Roma 3:2). Tetapi apakah itu membuat orang Yahudi lebih baik atau lebih suci daripada orang Yunani? Tidak! Semua orang telah berdosa. .

Orang Kristen atau bukan, kita sama-sama orang berdosa yang membutuhkan Yesus Kristus Juruselamat kita. Janganlah kita merasa lebih baik dan lebih benar walaupun kita orang Kristen. Tetapi marilah kita sadar bahwa kita semua orang berdosa sehingga kita tidak memandang orang lain lebih rendah daripada kita.

Telah kehilangan kemuliaan Allah. Frasa “telah kehilangan” menunjukan bahwa sebelumnya itu ada pada manusia. Apa itu kemuliaan Allah?

Kalau kita lihat cerita Musa di Keluaran 33:18, Musa bertanya kepada Tuhan, “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu…”.

Jawab Tuhan kepada Musa ada di Keluaran 34:5–7.

Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN. Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”

Keluaran 34:5–7 (TB)

Kalau kita melihat dari cerita ini, kemuliaan Allah adalah karakter-Nya.

Kalau manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah artinya adalah karakter Tuhan sudah hilang dari manusia berdosa ini.

Manusia zaman sekarang sudah sangat jauh karakternya dari karakter Tuhan yang panjang sabar, mengampuni kesalahan, pengasih, dan lain-lain. Manusia semakin jahat seperti di zaman Nuh. Dan bisa kita saksikan dari berita-berita yang kita dengar disekitar kita.

Tapi apakah ada harapan bagi kita yang sudah berdosa untuk memiliki karakter Tuhan?

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2 Korintus 3:18 (TB)

Intinya dari ayat itu adalah dengan memandang Tuhan (melalui merenungkan firman-Nya setiap saat), kita dapat diubahkan menjadi serupa dengan gambar-Nya atau dengan kata lain diubahkan sehingga kita memiliki karakter Tuhan dalam hidup kita.

Tuhan berkati!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *