renungan

KEPERCAYAAN BERARTI JAMINAN

Renungan Harian

 Kedewasaan Batin Mendatangkan Kebahagiaan

Sebab Ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada Tuhan. Mazmur 112:6, 7

Allah telah memberikan dalam FirmanNya bukti yang cukup tentang sifat ilahi itu. Kebenaran penting yang menyinggung keselamatan kita dinyatakan dengan jelas. Berkat pertolongan Roh Kudus, yang dijanjikan kepada semua orang yang mencarinya dengan sungguh-sungguh, setiap orang dapat mengerti kebenaran ini, untuk dirinya sendiri. Allah telah mengaruniakan landasan yang kuat kepada manusia di atas mana iman mereka bertumpu.

Namun demikian pikiran manusia yang terbatas tidak cukup memahami sepenuhnya rencana dan maksud Allah. Kita tak pernah dapat menjumpai Allah dengan jalan menyelidikiNya. Sekali-kali janganlah berusaha dengan pongah mengangkat tirai di belakang mana la menyelubungi keagunganNya. Rasul itu berseru, “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-kaputusanNya dan sungguh tak tersalami jalan-jalanNya!” Kita dapat memahami begitu jauh huhunganNya dengan kita dan alasan-alasan oleh mana la digerakkan agar kita mengenal kasih yang tak terduga dan rahmat yang dipersatukan dengan kuasa yang tak terbatas. Bapa kita yang di sorga mengatur segala sesuatu dengan hikmat dan kebenaran, dan sekali-

kali janganlah klta rnerasa tidak puas clan ticlak‘ percaya, tetapi hendaklah kita sujud dalam ketaatan yang suci. la akan menyatakan kepada kita maksud-maksudNya untuk diketahui sebanyak-banyaknya demi kebaikan kita, dan lebih dari itu agar kita percaya akan Tangan yang mana kuasa itu, Hati yang penuh kasih itu.

Sementara Allah telah memberikan bukti yang luas tentang iman, la tidak akan pernah meniadakan segala maaf untuk tidak percaya. Semua orang yang mencari tempat sangkutan untuk menggantungkan kebimbangan mereka akan mendapatnya. . . .

Tidak percaya akan Allah adalah akibat dari hati yang tidak dibarui, yang bermusuhan dengan Dia. Tetapi iman itu diilhamkan oleh Roh Kudus, dan akan bertumbuh dengan baik hanya bilamana dirawat sebagaimana mastinya. Tidak  seorang yang kuat imannya tanpa usaha yang teguh . . . Hanya dengan percaya kepada Allah dengan rendah hati dan menurut hukum-hukumNya, kita dapat merasa aman.

Hidupku Kini, hal. 184

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *