KETIKA SETAN PERGI LIBURAN SELAMA 1000 TAHUN (3)

Pendalaman Alkitab

Dalam artikel nubuatan sebelumnya telah kita pelajari tentang 4 kelompok orang yang ada saat kedatangan Kristus kedua kali. Dan apa yang terjadi dengan mereka pada saat kedatangan-Nya kedua kali nanti, serta apa yang terjadi dengan mereka selama masa 1000 tahun yang dimulai pada saat kedatangan Kristus yang kedua kali nanti.

Pertanyaan berikutnya adalah seperti apa kondisi bumi selama masa 1.000 tahun? Untuk mulai mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini, mari kita pergi ke Wahyu 16:18, “Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.”

Apa yang gempa besar bisa lakukan? Apa yang akan menjadi dampaknya? Pergi ke ayat 20: Semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.”

Bayangkan kekuatan dari gempa besar ini! Sebuah gempa yang meneenggelamkan pegunungan dan pulau-pulau. Bayangkan gempa yang cukup kuat untuk menenggelamkan pulau-pulau di Indonesia! Selama 1000 tahun dunia ini akan menjadi timbunan puing. Ini akan menjadi hal yang sangat buruk dan menyedihkan.

Dan bagaimana dengan orang-orang jahat? Yeremia 25:33, Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.”
Mengapa mereka tidak disatukan atau dikubur? Karena tidak ada orang yang tersisa di bumi untuk menguburkan mereka, bahkan tidak ada yang tersisa yang menangisi mereka. Dimanakah orang-orang benar? Di surga. Dan semua orang fasik? Mati (tidur dalam kubur). Dunia ini akan menjadi salah satu pemakaman luas selama 1000 tahun!

Mari kita lihat kondisi lainnya dalam Yesaya 24:1,3, Sesungguhnya, TUHAN akan menanduskan bumi dan akan menghancurkannya, akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan penduduknya . . . Bumi akan ditanduskan setandus-tandusnya, dan akan dijarah sehabis-habisnya, sebab TUHANlah yang mengucapkan firman ini.”

Mari kita sekarang membaca Yeremia 4:23-27. Kita mulai dari ayat 23: “Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya.”

Bagaimana sepertinya keadaan bumi waktu itu? Sama dengan keadaan bumi di awal penciptaan. Kejadian 1:2 mengatakan: Bumi belum berbentuk dan kosong.”

Ayat 24: “Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukit pun goyah.”

Ayat 25: “Aku melihat, ternyata tidak ada manusia, dan semua burung di udara sudah lari terbang.” Tidak ada manusia.

Ayat 26: “Aku melihat, ternyata tanah subur sudah menjadi padang gurun, dan segala kotanya sudah runtuh di hadapan TUHAN, di hadapan murka-Nya yang menyala-nyala!” Semua kota runtuh.

Ayat 27: “Seluruh negeri ini akan menjadi sunyi sepi, tetapi Aku tidak akan membuatnya habis lenyap.” Seluruh negeri sunyi sepi.

Inilah yang akan terjadi pada bumi ini selama 1000 tahun.

Nah bagaimana dengan Iblis? Dimanakah Iblis selama 1000 tahun? Jika Anda punya pilihan, kira-kira dimana Anda akan menempatkan Iblis? DI SINI KITA MENEMUKAN SETAN PERGI LIBURAN UNTUK 1000 TAHUN KARENA DIA TIDAK ADA PEKERJAAN YANG HARUS DILAKUKAN. TIDAK ADA ORANG YANG AKAN DIA TIPU.

Mari kita kembali ke Wahyu 20:1-3, Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.”

Iblis diikat dan dilemparkan ke dalam jurang maut. Apa itu jurang maut? Istilah jurang maut berasal dari kata Yunani abussos. Dari kata inilah kata dalam bahasa Inggris abyss yang artinya jurang maut berasal. Dalam terjemahan Yunani dari Perjanjian Lama (Septuaginta), kata abussos digunakan di Kejadian 1:2. “Bumi belum berbentuk [abussos] dan kosong.”

Dan kata yang sama-abussos-digunakan dalam versi Yunani dari Perjanjian Lama dalam Yeremia 4:23 Yang mengatakan: “Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur [abussos] dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya.”

Jadi di mana abyss atau jurang maut? Pikirkan hal ini: Dimanakah di alam semesta ini ytang mana selama 1000 tahun adalah satu tempat yang hancur dan tinggal puing-puing belaka? BUMI.

Bumi adalah jurang maut itu, tempat dimana hanya tinggal reruntuhan dan sunyi sepi.

Jadi jurang maut merujuk kepada bumi yang dalam keadaan sunyi, hancur, kacau balau selama 1000 tahun. Bumi ini adalah jurang maut itu, suatu tempat yang hancur, kosong dan tidak berpenghuni.

Tapi Anda mungkin bertanya: Bukankah Alkitab berkata bahwa setan akan diikat dengan rantai besar? Rantai apa itu? Kita tahu bahwa hal itu tidak bisa diartikan sebagai rantai literal karena Iblis adalah makhluk roh (tidak mempunyai fisik yang bisa disentuh seperti manusia). Anda tidak bisa mengikat roh dengan rantai literal, itu akan seperti mencoba untuk mengikat angin dengan rantai dan itu hal yang tidak mungkin. Sebaliknya, Iblis terikat oleh rantai keadaan. Keadaan yang seperti apa? Semua orang benar, di mana mereka? Di surga. Lalu di mana semua orang jahat? Mereka sudah mati. Jadi apa yang Iblis lakukan? Tidak ada. Tangannya seperti terikat karena tidak ada hal yang bisa dia lakukan. Setan diikat dengan rantai kegelapan di bumi yang kosong selama 1.000 tahun.

Apa yang akan ia lakukan selama 1000 tahun? Dapatkah Anda membayangkan perasaan tersiksa yang dialami oleh Iblis? Dia sudah sibuk sejak ia jatuh dari Surga, dan selama masa 1000 (millemnium) nanti tidak ada yang bisa dilakukan untuk menipu lagi karena sudah tidak ada manusia.

Jadi apa yang akan dia lakukan selama 1000 tahun? Mungkin dia akan mengingat kembali perjalanan hidupnya. Dia ingat bagaimana dia mencoba untuk membuat Anda begitu sibuk sehingga Anda tidak punya waktu untuk mempelajari Alkitab. Dia akan mencoba untuk menimbulkan keadaan untuk sebisa memungkin mencobai kita.

Dan tidak diragukan lagi setan, selama 1000 tahun, akan berkeliling dalam kegelapan melihat mayat yang hilang. Apakah dia akan melihat Anda selama 1000 tahun itu? Kita harap tidak. Kita bisa membayangkan bahwa bagaimana Iblis tersandung mayat yang berserakan, melihat tubuh yang terhilang. Mungkin dia datang ke mayat seseorang  yang ia ingat dengan baik bahwa telah berhasil ditipunya. Dia tidak akan pernah memiliki kesempatan lain untuk diselamatkan sekarang!

JIKA ADA BEBERAPA KEPUTUSAN YANG ANDA TAHU ALLAH SEDANG MEMANGGIL ANDA UNTUK ANDA LAKUKAN SEKARANG NAMUN ANDA MENUNDANYA, ANDA BISA TAHU BAHWA IBLIS INI TERSENYUM.

Selama 1000 tahun, orang-orang benar, tentu saja, semua di surga, dan bumi menjadi sunyi sepi.

Tapi apa yang terjadi pada akhir masa 1000 tahun? Satu hal yang kita ketahui, kebangkitan orang jahat akan berlangsung. Kita membaca bahwa dari Wahyu 20:5, “Tetapi orang-orang mati yang lain (orang jahat) tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu.”

Alkitab menyatakan bahwa orang-orang jahat akan bangkit pada akhir dari masa 1000 tahun di kebangkitan kedua untuk menerima penghukuman sehingga mereka akan mengalami kematian kedua. Sedangkan bagi orang-orang benar “kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (ayat 6).

Lalu apa yang akan terjadi dengan Iblis di akhir masa 1000 tahun itu? Perhatikan ayat 7 sekarang: Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya.” Pertanyaannya: Terlepas dari apa? Dari keadaan yang membelenggunya. Apa yang membelenggunya? Suatu keadaan yang mana tidak ada satu orang pun yang dapat dicobainya selama 1000 tahun sebelumnya.

Setelah setan dilepaskan, apa yang selanjutnya terjadi? Kebangkitan Penghukuman. Ketika orang jahat dibangkitkan, maka iblis akan dilepaskan karena dia akan memiliki target untuk digoda atau dicobai lagi. Ayat 8 dia pergi segera kembali bekerja. Ia (setan) akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.”

Ayat 9, “Maka naiklah mereka (setan dan orang-orang jahat yang telah mengalami kebangkita kedua) ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu.”
Apa itu kota yang dikasihi? Itu bukanlah kota di bumi, karena semua kota di bumi sudah hancur. Kota itu adalah Kota Yang Kudus.

Wahyu 21:2, Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.” Yohanes (penulis kitab Wahyu) melihat kota surgawi turun ke bumi.

Jadi pada akhir masa 1.000 tahun, Kota Kudus turun ke bumi. Zaharia 14:4 mengatakan: “Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.” Nabi Zakharia mengatakan bahwa Kota Kudus akan turun atas Bukit Zaitun. Dan, sebagaimana ayat tersebut menunjukkan ketika kaki Kristus menyentuh gunung, maka akan terbagi menjadi dua dan merata ke dataran yang luas. Sehingga orang-orang jahat akan keluar dari kubur untuk dibangkitkan.

Mereka naik dan mengelilingi kota, berpikir mereka akan menaklukkannya. Wahyu 20:9 mengatakan lagi: “Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu.” Perhatikan apa yang Alkitab katakan dalam ayat 9 kalimat terakhir: “Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka.” Itulah api neraka. Yang membakar di bumi, terjadi di akhir dari masa 1.000 tahun.

Setan dan orang-orang jahat menyerang kota kudus, lalu bumi dimurnikan dengan api. Dan selama waktu itu (bumi dimurnikan dengan api), hanya ada satu tempat aman. Itulah Kota Kudus-Yerusalem Baru.

Sama seperti pada zaman Nuh satu-satunya tempat aman berada di dalam bahtera selama banjir air, demikian juga pada hari-hari terakhir, satu-satunya tempat yang aman dari banjir api adalah berada di dalam kota suci itu. Orang-orang kudus di dalam bahkan tidak akan merasakan panas api neraka.

Dalam artikel tentang api neraka kita menemukan bahwa setan dan para pengikutnya akan benar-benar hancur dan berubah menjadi abu pada akhir dunia.

Dan Yehezkiel 28:18, 19 mengatakan: “Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau.”  Allah akan mengkremasi (membakar) Setan! Setan dan para pengikutnya akan benar-benar hancur, dan dunia ini akan dimurnikan dalam api neraka.

Apa yang terjadi setelah itu? Wahyu 21:1, Langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” Apa yang terjadi pada langit dan bumi yang lama? Mereka hancur dalam api neraka.

Sekarang perhatikan ayat 4: “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
Setelah api neraka berakhir, maka Tuhan menyeka semua air mata. Jika kita melihat beberapa orang yang kita cintai mati dalam api neraka, kita mungkin akan meneteskan air mata. Tapi setelah api neraka, Allah menghapus semua air mata. Tidak diragukan lagi Dia bahkan menyeka memori  atau kenangan yang dapat menyakitkan kita. Kemudian kita akan bisa berjalan keluar kepada mereka yang sudah jadi abu dan melihat Tuhan menciptakan kembali planet bumi menjadi tempat yang sempurna dalam keindahan aslinya.

Kita tahu bahwa Yesus akan datang segera. Yesus akan membawa kita ke kota-Nya.

Jika Anda seorang pemburu harta karun, manakah yang Anda pilih: Harta karun atau keselamatan?  Yesus berkata dalam Markus 8:36, 37: “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”
Jika Anda mempertahankan pekerjaan Anda dan kehilangan Anda hidup kekal di sorga, apa untungnya? Tidak ada. Jika Anda kehilangan pekerjaan Anda dan mendapatkan surga, apa yang hilang dari diri Anda? Jelas tidak ada. Jika kita memiliki prioritas yang benar.

ANDA BISA MEMILIKI SEMUA KEKAYAAN DUNIA DAN MENIKMATI SEGALA MACAM KESENANGAN, TETAPI JIKA PADA HARI ITU TERNYATA ANDA BERADA DI LUAR KOTA YANG KUDUS, ANDA TIDAK BERARTI APA-APA.

Apakah Anda sudah membuat keputusan, dan rindu untuk berada di dalam Kota Yerusalem Yang Baru? Apa yang Roh Kudus katakan kepada Anda?

Yesus memanggil Anda untuk berserah penuh kepada-Nya. Dia ingin Anda di dalam Kota Yang Kudus itu, bukan di luar kota itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *