Merasa Kagum secara Alami

Blog AFI

Blog_NaturallyWonderingApakah Anda pernah melihat ke atas langit yang tanpa awan, malam tanpa bulan ketika kita jauh dari lampu-lampu kota, memandang ke langit yang berbintang, dan kemudian berpikir kepada diri sendiri, “Ada sesuatu yang lebih besar dari saya diluar sana!” Jika Anda pernah merasa seperti ini, maka Anda tidak sendirian.

Para Ilmuwan sekarang sedang mempelajari “Wow!” pengalaman terpukau orang ketika memandang kepada pemandangan alam yang bagus sekali. Dengan menyaksikan keajaiban alam seperti Northern Lights atau Grand Canyon meningkatkan kecenderungan orang-orang untuk percaya kepada Tuhan atau kekuatan supernatural lainnya.

 “Para peneliti di Universitas Claremont McKenna di California meminta para partisipan untuk melihat video berita atau adegan ‘awe-inspiring’ dari program acara ‘BBC”s Planet Earth’. Orang-orang yang sudah melihat acara ‘BBC”s Planet Earth’ jadi lebih percaya akan adanya kuasa supernatural atau adanya Tuhan… [1]

Dengan jelas, dugaan teori evolusi dari para peneliti sangat dipengaruhi oleh penafsiran mereka mengenai data ini…

 ‘Hal yang ironis disini ialah bahwa ketika kita memandang hal-hal yang kita tahu bahwa semuanya itu dibentuk oleh penyebab alamiah, seperti kita terpukau kagum melihat suatu permukaan Grand Canyon, mendorong kita untuk menjelaskan hal itu sebagai sebuah hasil bentukan dari kekuatan supernatural,’ dikatakan oleh Dr. Piercarlo Valdesolo, sebagai salah satu pemimpin penelitian. [2]

Para peneliti mengira ketika orang-orang mengamati fenomena keajaiban alam, seperti Air Terjun Niagara, sesuatu didalam diri mereka terasa sebuah kebutuhan untuk menerima secara logika semua  yang mereka sudah lihat. Tentu saja, karena mereka tidak percaya bahwa ada seorang Pencipta, para komentator ini percaya bahwa keinginan orang untuk menafsirkan keajaiban alam adalah tidak lebih dari sebuah harapan saja. Mereka mengatakan bahwa ketidakpastian didalam otak yang dihasilkan dari melihat pemandangan ajaib di kosmos secara sederhana adalah reaksi bio-psikologis.

Namun Alkitab juga menyebutkan mengenai hal ini dan menyediakan kita lebih banyak penjelasan yang lebih masuk akal. Rasul Paulus membuka pikiran kita mengenai topik ini: “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.” (Roma 1:20-21)

Ketika kita melihat keajaiban alam dan merasa condong untuk percaya bahwa ada suatu Sesuatu yang penuh kuasa yang menciptakan semua keindahan ini—bahkan dengan tepat dialami oleh orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan—mungkin ini karena Tuhan berbicara kepada kita … dan kita harus mendengarkan. Bahkan para ateis yang menyangkal keberadaan dari Sesuatu yang supernatural akan menjadi familiar dengan sifat Tuhan yang ditunjukkan melalui alam. Ketika kita menggantikan Wahyu Ilahi di dalam Alkitab atau alam dengan hikmat dan filosofi manusia, ini hanya akan menuntun kita kepada kegelapan pikiran.

Mungkin bukanlah hal yang ironis bahwa kita merasa terdorong untuk menjelaskan “penyebab alam”  yang disebabkan oleh kekuatan supernatural. Mungkin ketika kita melihat pemandangan dari keajaiban dunia yang begitu mendebarkan hati, hal ini dikarenakan adanya Seseorang dengan kekuatan supernatural yang sedang berbicara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *