Renungan Alkitab Harian

YA TUHAN! TOLONG AKU MENUJU YANG LEBIH TINGGI

Renungan Harian

Bertumbuh dalam Kasih Karunia

Dengarkanlah kiranya seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku! Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh. Mazmur 61: 2-4.

Pernahkah engkau memperhatikan seekor burung elang sedang mengejar seekor burung merpati yang takut-takut? Secara naluri burung merpati itu tahu bahwa jika burung elang itu mau dapat menangkap mangsanya, ia harus terbang lebih tinggi dari pada mangsanya. Jadi burung merpati itu terbang semakin tinggi dan semakin tinggi hingga ia masuk ke Iangit yang biru, terus dikejar oleh burung elang itu, yang berusaha mencari kesempatan. Tetapi ia tidak berhasil. Burung merpati itu selamat selama tidak ada yang menghalangi dia terbang, atau menarik dia ke bumi; tetapi coba sekali saja ia tergelincuh lalu terbang lebih rendah, maka musuhnya yang waspada itu akan menyambar mangsanya. Berkali-kali kita menyaksikan pemandangan seperti ini dengan menahan napas, kita merasa kasihan melihat burung merpati yang kecil itu. Betapa sedih perasaan kita melihat burung merpati itu menjadi mangsa burung elang itu!

Di hadapan kita ada suatu peperangan—pertikaian dengan setan sepanjang hidup dan godaannya yang memikat. Musuh itu akan menggunakan setiap perdebatan, setiap tipu daya, untuk menjerat jiwa; dan supaya memperoleh mahkota kehidupan itu, kita harus melancarkan usaha yang sungguh-sungguh dan tekun. Kita tidak boleh menanggalkan perisai itu, atau meninggalkan medan perang sebelum kita memperoleh kemenangan, dan dapat menang dalam Penebus kita.

Selama kita terus menujukan pandangan mata kita pada Yang Memimpin kita dalam iman, dan Yang Membawa iman kita kepada kesempurnaan, kita akan selamat. Tetapi kasih sayang kita haruslah ditaruh pada perkara-perkara sorga, bukan atas perkara yang di dunia. Oleh iman kita harus naik lebih tinggi dan lebih tinggi untuk mencapai kasih karunia Kristus. Oleh merenung-renungkan setiap hari daya tarikNya yang tak ada bandingannya itu, kita bertumbuh semakin lama semakin menyerupai gambarNya yang mulia itu. Sementara kita hidup berhubungan dengan Sorga, setan tidak akan berhasil memasang jeratnya terhadap kita.

Hidupku Kini, hal. 107

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *