Amazingfacts.id: Bencana-bencana alam telah menjadi bagian dari keberadaan manusia di sepanjang sejarah dan selalu mengakibatkan memuncaknya kematian dan kengerian. Tetapi akhir-akhir ini, skala dan ruang lingkup dari peristiwa-peristiwa ini telah meningkat begitu tajam.
Dari peristiwa-peristiwa yang makin meningkat ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dalam benak kita, kenapa bencana alam terjadi? Apakah ini wujud dari kemarahan Tuhan? Apakah ini merupakan tanda akhir zaman? Bisakah Alkitab membantu kita menghadapi bencana?
Kita akan coba melihat apa yang Alkitab katakan sehubungan dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut?
1. Kenapa Terjadi Bencana Alam
Untuk menjawab pertanyaan ini maka kita harus melihat bagaimana dunia ini dijadikan begitu sempurna oleh Tuhan Allah kita sebagaimana tertulis dalam Kejadian 1:31 “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”
Kalau dunia ini diciptakan sungguh amat baik, lalu kenapa ada bencana alam?
Mari kita lihat di bagian dimana kehidupan Adam, Hawa dan semua makhluk di dunia ini penuh dengan kebahagiaan dan sukacita, tetapi ketika dosa masuk melalui ular yang menggoda Hawa dan juga menjerat Adam melalui Istrinya mengakibatkan mereka harus mengalami keterpisahan dari Tuhan Allah dan juga Adam harus merasakan bekerja keras, Hawa kesakitan saat melahirkan dan ular merasakan jalan melalui perutnya (Kejadian 3:1-19). Dengan kata lain bahwa dunia menjadi hancur akibat dari dosa yang masuk.
“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Roma 6:23.
2. Mengapa Tuhan Mengizinkan Bencana Alam Terjadi?
- Tuhan menciptakan dunia ini dengan kondisi yang sempurna, tetapi oleh karena dosa masuk, maka dunia ini menjadi rusak sehingga akibatnya adalah kehancuran.
“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.” Roma 5:12.
- Allah mengizinkan dunia ini berjalan sesuai hukum-hukum alam. Seperti contohnya: ketika sebuah kawasan yang awalnya hutan yang begitu bagus dan rimbun dengan pohon-pohon yang memiliki akar yang kuat ketika terjadi penggundulan hutan maka akibatnya adalah tanah longsor ataupun banjir bandang.
3. Apakah Bencana Alam Merupakan Tanda Akhir Zaman?

“Dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.” Lukas 21:11.
Alkitab dengan jelas menghubungkan antara gempa bumi dengan penyakit sampar, kelaparan dan tanda-tanda yang dasyat dari langit. Itu adalah bagian dari tanda akhir zaman tapi semuanya itu belumlah kesudahannya.
4. Bisakah Alkitab Membantu Kita Menghadapi Bencana?
Ya. Allah melalui firmanNya yang tertulis dalam Alkitab tidak menjanjikan bahwa Orang percaya tidak akan menghadapi bencana ataupun penderitaan, tetapi sebaliknya, justru mempersiapkan kita dalam menghadapi bencana dan penderitaan dengan pertolongan dan kekuatan dari Tuhan.
“Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut.” Mazmur 46:2-3.
Bencana alam tidak bisa kita hindari tetapi melalui bencana alam menjadi pembelajaran penting dalam hidup, bahwa tidak ada satu tempat pun di dunia ini yang aman, kita selalu memerlukan pertolongan dari atas yaitu Tuhan Yesus, dan di saat yang sama melalui bencana alam mengajarkan kita betapa pentingnya sebuah hidup yang penuh dengan pertobatan dimana melalui pertobatan maka jaminan keselamatan kekal menjadi milik kita.
“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” 2 Petrus 3: 9.