Amazingfacts.id: Bisakah Anda memprediksi seberapa tinggi seorang anak nantinya saat dewasa? Beberapa orang mungkin berkata, “Tentu saja, lihat saja orang tuanya.” Namun, kenyataannya lebih kompleks dari itu. Ada beberapa faktor yang berperan, termasuk tinggi badan anggota keluarga lainnya, kapan anak tersebut mencapai masa pubertas, penyakit kronis yang mungkin pernah dideritanya, serta asupan gizi.
Dokter anak memantau tinggi dan berat badan seorang anak pada setiap pemeriksaan agar dapat mencatat pertumbuhannya dalam grafik dan membandingkannya dengan standar pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan yang sehat. Gen memainkan peran besar dalam menentukan seberapa tinggi Anda nantinya. Anak perempuan mulai mengalami lonjakan pertumbuhan sekitar usia 9 hingga 10 tahun, dengan puncak pertumbuhan tercepat terjadi sekitar usia 12 tahun. Anak laki-laki mulai mengalami lonjakan pertumbuhan sekitar usia 11 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 13 tahun.
Alkitab menggambarkan transformasi yang akan terjadi pada tubuh kita pada Kedatangan Kedua. Kita tidak hanya dibenarkan di dalam Kristus dan dikuduskan oleh Roh Kudus, tetapi kita juga akan dimuliakan ketika Yesus kembali. Paulus menggambarkannya sebagai berikut: “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.” (Roma 8:11).
Penebusan akhir ini adalah sesuatu yang dapat kita nantikan saat Yesus kembali. Paulus menjelaskan, “Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.” (ay. 19). Kemudian ia menambahkan, “Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.” (ay. 23).
Meskipun Allah menghendaki agar kita terus bertumbuh setiap hari, kita sebenarnya sudah sepenuhnya sempurna sekarang di dalam Kristus. Namun, transformasi akhir kita akan terjadi ketika Yesus datang kembali. Sampai saat itu, kita harus berhati-hati terhadap “tinggi” kita, sebagaimana Paulus memperingatkan, “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!” (1 Korintus 10:12).
Terapkan: Seberapa tinggikah kamu? Seberapa tinggi menurutmu kamu akan berada di dalam Kerajaan Surga?
Pelajari Lebih Dalam: Markus 4:28; 1 Korintus 15:35–58; Efesus 4:13.
Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Efesus 4:13.
– Doug Batchelor –


