Amazingfacts.id: William Breitbart dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York mengembangkan program perawatan psikologis untuk pasien kanker stadium 3 dan 4 yang disebut “psikoterapi yang berpusat pada makna.” Tujuan dari program ini adalah untuk membantu pasien kanker menemukan makna dan tujuan hidup mereka selama masa antara diagnosis dan kematian mereka, kapan pun itu.
Psikoterapi Kepada Pasien Kanker
Program Dr. Breitbart sebagian didasarkan pada tulisan Viktor Frankl, seorang psikiater Austria yang selamat dari kamp konsentrasi Auschwitz selama Perang Dunia II. Frankl muncul dari pengalamannya yang mengerikan dengan keyakinan bahwa orang dapat menanggung segala jenis penderitaan jika mereka tahu bahwa hidup mereka memiliki makna.
Ketika diterapkan pada pasien kanker, prinsip ini membantu mereka bertahan dalam pengalaman kemoterapi yang menguras fisik dan emosi, hubungan yang tegang, dan menghadapi kematian mereka sendiri.
Pertanyaan tentang makna hidup yang sebenarnya telah membingungkan banyak orang sepanjang waktu, tetapi orang Kristen harus tahu tanpa ragu bahwa hidupnya memiliki makna.
Makna Hidup Menurut Alkitab
Penulis kitab Pengkhotbah menghabiskan seluruh isi kitabnya untuk meratapi kesia-siaan hidup, karena apa pun yang terjadi dalam hidup seseorang, pada akhirnya kematian akan datang.
Kematian datang kepada orang yang sombong dan rendah hati. Kematian adalah penyeimbang yang hebat. Namun, setelah 12 bab ratapan, penulis menyimpulkan buku ini dengan pernyataan yang kuat tentang makna hidup: “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.” (Pengkhotbah 12:13).
Posisi Alkitab tentang makna hidup itu sederhana. Tujuan hidup kita adalah untuk menaati Allah. Mengapa? Tanpa hal ini, kita semua tunduk pada kematian dan akan terhapus dari ingatan selamanya.
Jaminan Keselamatan
Bersama Allah, kita memiliki pengharapan akan kehidupan yang akan datang yang dimulai pada saat kedatangan Kristus kembali. Oleh karena itu, tujuan terbesar dari kehidupan ini adalah untuk memastikan, sebisa mungkin, bahwa kematian kita tidak akan menjadi akhir dari hidup kita.
Hari ini, mengapa Anda tidak meminta Yesus untuk memperkuat hubungan Anda dengan-Nya? Memiliki jaminan keselamatan dan kehidupan kekal adalah pencapaian terbesar yang ditawarkan dunia ini.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Roma 8:28.
– Doug Batchelor –