Amazingfacts.id: Salah satu struktur terindah di zaman kuno adalah Bait Suci Salomo, yang dibangun sekitar tahun 957 SM. Diperkirakan kuil ini didirikan di tempat di mana Abraham membawa Ishak untuk dikorbankan (Kejadian 22). Yang menakjubkan dari bangunan ini, di antara hal-hal lain, adalah cara pembangunannya: “Pada waktu rumah itu didirikan, dipakailah batu-batu yang telah disiapkan di penggalian, sehingga tidak kedengaran palu atau kapak atau sesuatu perkakas besi pun selama pembangunan rumah itu.” (1 Raja-raja 6:7).
Mengapa? Tempat suci seperti itu tidak boleh dinodai oleh suara pahat dan besi yang menggerus batu. Tentu saja, struktur tersebut telah lama hilang. Sebenarnya, ia tidak pernah dimaksudkan untuk bertahan selamanya. Sebaliknya, bait suci dan ibadahnya, sama seperti Kemah Suci sebelumya, dan bait suci yang dibangun setelahnya, semuanya adalah model atau bayangan dari rencana keselamatan dari kematian Yesus, yang disimbolkan oleh korban hewan, hingga penghakiman akhir, yang disimbolkan oleh pelayanan Hari Pendamaian di tempat yang paling suci.
Semua ini membantu menjelaskan ayat kita hari ini dengan lebih baik. Ribuan tahun sejarah manusia di bawah kutukan dosa telah berlalu. Trauma dan penderitaan telah berakhir. Kemenangan Kristus di salib telah sepenuhnya terwujud. Setan telah pergi, malaikat-malaikat jahatnya telah pergi, dan manusia yang hilang telah menerima hukuman yang pantas.
Singkatnya, seluruh pengalaman mengerikan bagi kita, alam semesta, dan bagi Allah telah berakhir. “Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: ‘Maut telah ditelan dalam kemenangan.’” (1 Korintus 15:54).
Tidak ada lagi bait suci persembahan karena tidak lagi diperlukan. Allah Bapa dan Anak-Nya, Yesus, telah melakukan segala sesuatu yang ditunjukkan oleh bait suci; orang-orang yang ditebus kini berada di hadapan Pencipta mereka dan akan selamanya.
Tuhan, aku bersyukur atas rencana keselamatan-Mu.
Untuk Studi Lebih Lanjut: Ibrani 8:1–5; Keluaran 25:8; 1 Korintus 5:7
Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. (Wahyu 21:22).
– Doug Batchelor –






