Amazingfacts.id: Selama 3.400 tahun terakhir, hanya 268 tahun di antaranya, atau sekitar 8 persen, yang bebas dari perang. Manusia telah terus-menerus berperang satu sama lain, dan semakin canggih teknologi, semakin mematikan perang-perang tersebut. Sekitar 108 juta orang tewas dalam perang-perang abad ke-20 saja.
Semua hal tersebut membuat teks hari ini begitu unik. Teks ini menawarkan harapan akan suatu realitas yang begitu berbeda dari apa yang kita ketahui di dunia yang jatuh, penuh dosa, penderitaan, kejahatan, penyakit, dan perang sehingga kita bahkan tidak bisa membayangkannya saat ini.
Pertama, berbicara tentang Yerusalem Baru, teks tersebut mengatakan bahwa gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari; oleh karena itu, karena tidak ada cahaya di sana, gerbangnya akan selalu terbuka. Pada zaman Alkitab, gerbang yang terbuka melambangkan masa damai, ketika tidak ada pasukan yang mengancam kota. Selama perang, atau bahkan ancaman perang, gerbang tetap tertutup untuk memastikan keamanan warga. Dengan kata lain, ayat ini menunjuk pada damai, kebahagiaan, dan keamanan yang akan dinikmati umat Allah dalam keberadaan baru ini.
Dalam Kitab Suci, malam dan kegelapan sering dikaitkan dengan kejahatan: “Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” (Lukas 22:53); “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!” (Roma 13:12); “karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12).
Sebaliknya: “Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.” (1 Yohanes 1:5). Betapa lebih penuh harapan lagi ayat pendek seperti ayat hari ini? Bayangkan dunia tanpa perang Ini dan bahkan lebih dari itu, menanti kita karena Yesus.
Tuhan, aku sangat bersyukur atas harapan dan janji yang kita miliki dalam Yesus Kristus.
Untuk Studi Lebih Lanjut: Kisah Para Rasul 26:18; 2 Korintus 4:6; 1 Korintus 4:5.
Dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana. (Wahyu 21:25).
– Doug Batchelor –






