Amazingfacts.id: Di dekat Pemakaman Greyfriars di Edinburgh, Skotlandia, terdapat sebuah air mancur dan patung peringatan untuk seekor anjing Skye Terrier kecil bernama Greyfriars Bobby. Menurut legenda, pada tahun 1850-an, seorang penggembala bernama John Gray setiap hari pada pukul satu siang membawa Bobby dari padang rumput ke kedai minuman lokal.
Di kafe, John akan makan siang sementara Bobby berbaring di kakinya mengunyah tulang yang diselipkan di bawah kakinya. Tradisi harian ini berlanjut selama bertahun-tahun, tetapi berakhir ketika John yang tua jatuh sakit dan meninggal. Ketika ia dimakamkan di pemakaman Greyfriars Churchyard, anjing setianya yang kecil dengan sedih menonton dan menandai tempat di mana tuannya yang tua dimakamkan.
Tuhan digambarkan sebagai gembala yang setia oleh Daud dalam Mazmur 23. Ia memenuhi semua kebutuhan kita. Ketika kita membutuhkan istirahat, kita dapat “berbaring di padang rumput yang hijau.” Ketika kita haus, Ia membawa kita “ke tepi air yang tenang.” Tuhan menuntun kita di jalan yang benar ketika kita membutuhkan arahan. Bahkan di hadapan kematian, Allah tidak meninggalkan kita. Greyfriars Bobby menggambarkan kesetiaan semacam itu.
Beberapa hari setelah pemakaman John, pemilik penginapan terkejut ketika anjing terrier kecil itu muncul pada pukul satu siang meminta tulang. Pria baik hati itu memberinya roti dan tulang, tetapi hal yang sama terjadi keesokan harinya, dan hari berikutnya, dan hari berikutnya. Pada hari keempat, setelah Bobby selesai makan roti dan tulang sore harinya, pemilik penginapan mengikuti anjing gembala kecil itu melalui kota—ke Pemakaman Greyfriars. Di sana, Bobby berbaring di batu nisan tuannya.
Selama 14 tahun berikutnya, siang dan malam, hujan atau cerah, hingga kematiannya pada tahun 1872, anjing kecil yang setia itu hampir selalu berada di atas kuburan tuannya. Anjing terrier kecil itu hanya meninggalkan lokasi tersebut selama satu jam setiap kali untuk mengunjungi dua temannya: pemilik restoran yang memberinya makan dan penjaga kuburan yang membangun tempat berlindung untuknya di pemakaman.
Seekor anjing kecil mengajarkan kita tentang kesetiaan dan kesetiaan Allah. Greyfriars Bobby mengikuti tuannya ke mana pun ia pergi, bahkan setelah sang gembala tua meninggal. Apakah kita memiliki kesetiaan untuk mengikuti Gembala kita, bahkan hingga akhir hidup kita?
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4).
– Doug Batchelor –






