Amazingfacts.id: “Uang tidak bisa membeli kehidupan.” Itulah kata-kata terakhir yang konon diucapkan Bob Marley kepada putranya, Ziggy, sebelum artis Reggae terkenal itu meninggal dunia karena kanker pada usia 36 tahun.
Kata-kata terakhir yang ditulis oleh Yohanes dalam Kitab Wahyu adalah berkat yang lembut, berkat terakhir bagi pembacanya yang dilanda penganiayaan dan ketidakpastian. Mudah untuk mengabaikan makna mereka. Rasul Paulus sering mengakhiri surat-suratnya dengan kata-kata serupa: “Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian! Amin.” (Roma 16:24; lihat juga 1 Korintus 16:23; Galatia 6:18).
Kata-kata ini harus dipahami sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar penutup surat; mereka adalah inti Injil. Hanya oleh kasih karunia Allah saja manusia berdosa diselamatkan. Kasih karunia ilahi ini ditawarkan secara bebas kepada orang miskin maupun kaya. Kasih karunia membuka mata kita terhadap hati Allah, mengungkapkan keinginannya untuk menebus kita dari perbudakan dosa.
Memang, kasih karunia Allah memungkinkan terjadinya pertentangan besar antara kebaikan dan kejahatan, antara Kristus dan Setan, sebagai saksi bagi alam semesta agar selamanya aman dari dosa. Anugerah menunjukkan, melalui kematian “Anak Domba yang disembelih sejak dasar dunia” (Wahyu 13:8), bahwa Yesus dapat sepenuhnya dipercaya untuk memimpin keluarga manusia menuju kekekalan, karena “Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!” (Wahyu 15:3).
Keindahan kasih karunia tidak meniadakan perintah-perintah Allah; sebaliknya, ia mengukuhkan dan membuka jalan bagi kita untuk hidup sesuai dengan hukum-Nya dalam setiap pikiran dan tindakan, meniru kehidupan Anak Allah agar orang lain dapat tertarik pada cahaya-Nya. Itulah pesan dari Wahyu: Allah memiliki umat-Nya, yaitu orang-orang yang setia pada perintah-perintah-Nya dan telah ditebus, yang berpegang teguh pada iman Yesus dan mengundang orang lain untuk bergabung dengan kita dalam mengalami kasih karunia-Nya yang luar biasa.
Uang tidak dapat membeli kehidupan; ia tidak dapat membeli tiket ke surga. Kamu akan masuk hanya oleh kasih karunia Tuhan Yesus kita. Apakah kamu siap? Serahkan hidupmu kepada Allah hari ini, dan kamu akan siap. Amin!
Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah memberikan hidup-Mu sehingga ketika semuanya selesai, aku akan meletakkan mahkota-ku di kaki-Mu dan berkata, “Layaklah Anak Domba yang telah disembelih untuk menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat, dan kekuatan dan kehormatan dan kemuliaan dan berkat!”
Untuk Studi Lebih Lanjut: Roma 3:24; 2 Korintus 8:9; Titus 2:11–13.
Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin. (Wahyu 22:21).
– Doug Batchelor –






