Amazingfacts.id: Kurang dari tiga, dari setiap sepuluh warga Amerika mengatakan mereka percaya pemerintah federal akan melakukan hal yang benar. Ketika survei pemilihan nasional pertama kali menanyakan pertanyaan ini kepada warga pada tahun 1958, 73 persen mengatakan mereka dapat mempercayai pemerintah hampir selalu atau sebagian besar waktu. Dalam beberapa tahun terakhir, angka tersebut anjlok menjadi tiga persen untuk “hampir selalu” dan 16 persen untuk “sebagian besar waktu.”
Pada tahun 1964, angka kepercayaan mencapai rekor tertinggi 77 persen. Namun dalam satu dekade yang mencakup Perang Vietnam, kerusuhan sipil, dan skandal Watergate kepercayaan turun lebih dari setengahnya. Meskipun kepercayaan pulih pada tahun 1980-an, angka tersebut mulai turun lagi setelah serangan teroris 9/11. Perang di Irak, ketidakpastian ekonomi, dan bahkan Badai Katrina turut berperan. Menariknya, generasi muda saat ini sedikit lebih percaya pada pemerintah.
Yesus memiliki kepercayaan mutlak pada pemerintahan surga. Ketika dihadapkan pada krisis-Nya sendiri dengan iblis, Kristus beralih pada sumber yang tidak pernah mengecewakan-Nya, Firman Allah. Pengungkapan kebenaran ilahi dalam halaman-halaman Kitab Suci begitu esensial bagi hidup-Nya sehingga Ia membandingkan Alkitab dengan kebutuhan kita akan makanan sehari-hari.
Kepercayaan terhadap pemerintah Israel dan pemimpin rohani umat Allah telah mencapai titik terendah ketika Mesias datang ke dunia sehingga para penguasa saat itu bahkan tidak menyadari bahwa Penyelamat yang mereka tunggu-tunggu berdiri di tengah-tengah mereka!
Yesus percaya pada otoritas Firman Allah. Ia menempatkan Firman Allah di atas tradisi manusia dan opini publik. Yesus mendesak orang Yahudi untuk mempelajari Kitab Suci dengan seksama (Matius 21:42). Di zaman ketika kepercayaan terhadap institusi rendah, kita dapat memiliki dasar yang kokoh dalam Alkitab.
Terapkan: Bacalah bagaimana Yesus menghadapi godaan dari Iblis dalam Matius 4:1–11 dan terapkan strategi-Nya sebagai milikmu sendiri.
Pelajari Lebih Dalam: Mazmur 119:160; Lukas 10:26; Yohanes 5:39.
Tetapi Yesus menjawab: ”Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4).
– Doug Batchelor –






