renungan berkat

MERINGANKAN PENDERITAAN MANUSIA

Renungan Harian
Berjalan mengikuti Yesus
Dan mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang. (Lukas 9:2)

Kristus mendirikan rumah sakit-Nya yang bersifat sementara di atas lereng bukit Galilea dan di setiap tempat di mana orang sakit dan penderita dapat dibawa kepada-Nya. Di setiap kota, setiap desa dan setiap kampung yang dilalui-Nya, Ia menumpangkan tangan-Nya dengan belas kasihan yang lembut dari seorang Bapa yang kekasih ke atas orang-orang yang menderita dan menyembuhkan mereka. Pekerjaan ini telah memberi wewenang kepada Kristus melalui sidang-Nya supaya dilakukan.

Pada akhir pekerjaan-Nya di dunia ini, ketika Ia menanggungkan tugas kepada murid-muridNya supaya pergi “ke seluruh dunia, dan memberitakan Injil kepada segala makhluk,” la menyatakan bahwa pekerjaan mereka itu akan mendapat pengukuhan dengan menyembuhkan orang sakit. Engkau “akan meletakkan tangan atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Markus 16:15, 18. Dengan menyembuhkan penyakit jasmani di dalam nama-Nya, mereka akan bersaksi pada kuasa-Nya untuk mendapat penyembuhan jiwa.

Perintah Juruselamat kepada murid-muridNya melibatkan semua orang percaya sampai pada akhir zaman. . . . Tidak pernah dunia memerlukan ajaran dan penyembuhan yang lebih besar dari pada yang diperlukan zaman ini. Dunia penuh dengan mereka yang perlu dilayani – yang lemah, yang tidak berdaya, yang bodoh, yang bobrok akhlaknya.”

Umat Allah harus menjadi misionaris obat-obatan yang sejati. Mereka harus belajar melayani keperluan jiwa dan tubuh. Mereka harus mengetahui bagaimana memberi pengobatan sederhana yang begitu besar faedahnya untuk mengurangi rasa sakit dan menyembuhkan penyakit. Mereka harus mengetahui prinsip pembaharuan kesehatan, agar mereka dapat menunjukkan kepada orang lain bagaimana, melalui kebiasaan makan, minum dan berpakaian yang baik, penyakit tercegah dan kesehatan tercapai. . . . Tabib Besar itu . . . akan memberkati setiap orang yang akan keluar dengan rendah hati dan penuh percaya, untuk membagi-bagikan kebenaran pada zaman ini.

Dalam arti yang khusus, menyembuhkan orang sakit adalah pekerjaan kita.

Hidupku Kini, hal. 228

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *