renungan

PERSAHABATAN YANG BERBAHAGIA BERSAMA-SAMA

Renungan Harian
Persahabatan Keluarga
Kami yang bersama-sama bergaul dengan baik, dan masuk rumah Allah di tengah-tengah keramaian. Mazmur 55:14

Limpahkanlah daya penarik rumah tangga dan pergaulanmu sekeliling anak-anakmu. Jikalau engkau berbuat demikian, mereka tidak menggemari kelompok-kelompok yang disponsori anak-anak muda. . . .Oleh sebab hal-hal yang jahat yang sekarang merajalela di dunia ini sehingga pembatasan-pembatasan perlu diadakan bagi anak-anak, orang-orang tua harus memberi penjagaan dua kali lebih besar untuk mengikat hati anak-anak itu ke hati mereka dan biarlah anak-anak itu melihat bahwa mereka ingin menjadikannya berbahagia.

Biarlah orang-orang tua mengabadikan waktu malam kepada keluarga mereka. Singkirkanlah kesusahan, kebingungan dengan pekerjaan sehari-hari. . . . Biarlah malam itu dimanfaatkan sebahagia-bahagianya.

Bentuklah suatu lingkaran keluarga untuk membaca dalam mana setiap anggota keluarga akan menyingkirkan kesibukan hari itu dan bersatu untuk belajar. Bapa-bapa, ibu-ibu, saudara-saudara, saudari-saudari, lakukanlah itu dengan sepenuh hati, dan Iihatlah jika sidang rumah tangga itu tidak jauh lebih baik. . . . Bacalah buku yang akan memberi pengetahuan yang benar kepadamu dan yang akan menjadi penolong bagi seluruh anggota keluarga.

Jikalau mereka mau mengumpulkan anak-anak dekat pada mereka dan menunjukkan bahwa mereka mengasihi anak-anak itu, dan menyatakan perhatian dalam segala usahanya, baik dalam olahraga mereka, walaupun kadang-kadang seorang anak kecil di antara anak-anak, maka mereka menjadikan anak-anak itu sangat berbahagia dan mendapat kasihnya serta menarik keyakinannya.

Binalah sebuah rumah tangga dengan bijaksana disertai kasih sehingga membuat anak-anak tidak akan ingin berkeluyuran mencari kepelisiran dan persahabatan di luar. lblis tidak akan menarik mereka. Roh yang terdapat dalam rumah tangga akan membentuk tabiat mereka; mereka akan membentuk kebiasaan-kebiasaan dan prinsip yang akan menjadi pertahanan yang kuat menentang pencobaan apabila mereka meninggalkan rumah tempat perlindungan mereka dan mengambil tempat mereka di dunia.

Hidupku Kini, hal.201

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *