renungan

PERSATUAN ANGGOTA KELUARGA BERSAMA-SAMA DENGAN KASIH-SAYANG

Renungan Harian
Persahabatan Keluarga
Baiklah orang memasyhurkan kemurahan-Mu pada pagi hari, dan setia-Mu pada tengah malam. (Terjemahan lama). Mazmur 92:3

Agama Kristus akan menuntun kita melakukan yang baik, terhadap orang yang mulia dan hina, orang kaya dan miskin, orang yang berbahagia dan tertindas. Akan tetapi yang terutama agama itu akan menuntun menyatakan keramahan dalam keluarga kita sendiri.

Agama itu akan dinyatakan oleh tindak-tanduk yang sopan dan penuh kasih terhadap ibu dan bapa, suami, isteri dan anak. Kita harus memandang kepada Yesus, menyukai Roh-Nya, hidup dalam terang kebaikan dan kasih-Nya, dan memantulkan kemuliaan-Nya atas orang-orang lain.

Mereka yang dipersatukan oleh tali-tali persamaan mempunyai tuntut-tuntutan yang paling kuat satu dengan yang lain. Dalam hubungan mereka satu dengan yang lain, mereka harus menunjukkan keramahan dan kasih yang paling lemah lembut.

Cara-cara yang lembut, percakapan yang gembira, tindakan yang bersifat mengasihi akan mengikat hati anak-anak kepada orang-orang tua mereka dengan tali sutera kasih sayang, dan akan membuat rumah tangga lebih menarik dari pada perhiasan-perhiasan emas yang paling mahal yang dapat dibeli.

Ramah dan sabar akan menjadikan rumah tangga suatu firdaus dan menarik malaikat-malaikat yang kudus masuk ke dalam lingkaran keluarga; tetapi mereka akan lari dari sebuah rumah dimana terdapat perkataan yang tidak menyenangkan, cerewet dan perselisihan.

Peraturan-peraturan yang paling berharga untuk pergaulan sosial dan keluarga terdapat dalam Kitab Suci , . Khotbah Juruselamat di atas bukit berisi petunjuk yang tak ternilai harganya bagi orang tua dan orang muda. Khotbah itu harus sering dibaca dalam lingkaran keluarga, dan ajaran-ajaran di dalamnya menjadikan teladan dalam hidup sehari-hari. Peraturan emas yang berbunyi, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang parbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka,” . . haruslah dijadikan peraturan keluarga. Mereka yang menghargai ron Kristus akan menunjukkan sifat sopan santun dalam ruman tangga. . . Mereka akan senantiasa berusaha membahagiakan orang-orang yang ada disekeliling mereka, melupakan diri sendiri dalam memberi perhatian kepada orang-orang lain.

Kesopanan orang Kristen adalah kancing emas yang mempersatukan anggota-anggota kaluarga dalam ikatan kasih, menjadikan hubungan mereka labih erat  lebih kuat tiap hari.

Hidupku Kini, hal. 202

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *