Amazingfacts.id: Mungkin manusia komputer paling aneh yang pernah ada adalah Charles Grandemange dari Prancis. Ia lahir pada tahun 1835, seorang bayi dengan berat satu pon yang tidak memiliki lengan maupun kaki. Namun, ia dikaruniai otak yang luar biasa. Pada usia 14 tahun, ia berkeliling Eropa untuk memperlihatkan kemampuan berhitungnya. Ia tinggal di dalam sebuah kotak kayu selebar satu kaki saja, tetapi ia mampu mengalikan dua angka berseratus digit dalam waktu 30 detik. Ia dapat membagi angka 23 digit dengan angka lain dan menemukan sisa pembagiannya dalam sekejap. Ia dijuluki sebagai “penyusun angka tercepat di antara para penyusun angka tercepat”. Sepertinya kesialannya justru memicu perkembangan luar biasa dalam kemampuan matematikanya.
Baru-baru ini, Scott Flansburg dari San Diego, California, dijuluki “The Human Calculator” oleh Regis Philbin. Kalkulator mental asal Amerika ini masuk ke dalam Guinness Book of World Records pada tahun 2001 berkat kecepatan perhitungannya. Scott pertama kali menyadari kemampuan menghitungnya pada usia sembilan tahun dan mulai menjawab soal-soal guru matematikanya tanpa mencatat perhitungannya. Ia mulai mencatat total belanjaan yang dibeli keluarganya di toko dan memberi tahu ayahnya jumlah yang tepat sebelum kasir menghitung totalnya.
Flansburg memiliki kemampuan untuk menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, membagi, serta mencari akar kuadrat dan akar kubik dalam benaknya hampir seketika. Perhitungannya selalu akurat. Ia adalah seorang pendukung peningkatan standar matematika dan telah tampil di berbagai acara televisi. Dia juga telah menulis beberapa buku untuk membantu anak-anak dan orang dewasa meningkatkan kemampuan matematika mereka.
Kemampuan menghitung dan mengingat angka-angka di dalam pikiran adalah suatu kualitas yang patut dikagumi. Namun, tidak ada yang sebanding dengan menyimpan Firman Tuhan di dalam pikiran. Daud menulis, “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.” (Mazmur 119:11). Untuk membantu Abraham memahami kuasa besar Allah, Tuhan menyuruhnya melakukan perhitungan. “Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta berfirman: ‘Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.’ Maka firman-Nya kepadanya: ‘Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.’” (Kejadian 15:5). Ketika kita menyerahkan pikiran kita kepada Tuhan, Ia berjanji akan melipatgandakan berkat-berkat kita. Kamu bisa mengandalkannya!
Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak. (Ibrani 6:14).
– Doug Batchelor –





