Amazingfacts.id: Dua tahun setelah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Tenaga Kerja AS, Raymond J. Donovan dibebaskan dari tuduhan pidana tingkat negara bagian atas kasus pencurian besar-besaran dan penipuan yang terkait dengan sebuah perusahaan konstruksi besar di Kota New York, di mana ia memiliki setengah sahamnya. Berdiri di luar ruang sidang tempat ia menjalani persidangan selama sembilan bulan, Donovan berkata kepada para wartawan, “Ke kantor mana saya harus pergi untuk mendapatkan kembali reputasi saya?”
Mereka yang datang kepada Yesus dengan iman, sambil bertobat dari dosa-dosa mereka, mungkin telah kehilangan reputasi mereka di dunia ini. Jika dosa-dosa itu tidak terlalu terungkap ke publik, mereka mungkin masih tampak “terhormat” di mata masyarakat, meskipun jika orang lain mengetahui masa lalu mereka, hal itu bisa saja runtuh.
Namun, dalam pertukaran ilahi yang merupakan proses keselamatan, di mana kebenaran Kristus menggantikan ketidakbenaranmu, reputasimu di surga dipulihkan seketika: “Marilah, baiklah kita beperkara! firman Tuhan: Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18).
Bukan hanya reputasimu yang dipulihkan; hubunganmu yang benar dengan Allah pun dipulihkan. Allah yang kudus tidak mungkin membiarkan orang-orang yang tidak kudus dan berdosa masuk ke surga-Nya. Ketika kamu sungguh-sungguh bertobat dan mengakui pelanggaranmu, dosamu dihapuskan dan kamu menjadi “seputih salju” di hadapan Allah.
Raymond J. Donovan kembali ke bisnisnya dan akhirnya menjual sahamnya di perusahaan tersebut kepada seorang pembeli dari luar negeri untuk menjalani kehidupan yang diduga bahagia dan nyaman. Bagi mereka yang percaya pada janji keselamatan Yesus, masa depan bahkan lebih cerah: “Lihat, dengan ini aku telah menjauhkan kesalahanmu dari padamu! Aku akan mengenakan kepadamu pakaian pesta.” (Zakharia 3:4). Hasilnya? Kebahagiaan yang kekal di hadapan Dia yang telah menebus kita!
Terapkan: Setelah kita menerima “pertukaran ilahi” melalui iman, renungkanlah bagaimana Allah kini ingin melakukan “perubahan ilahi” dalam hidup kita.
Pelajari Lebih Dalam: Zakharia 3:1–5; 2 Korintus 5:17–20; 1 Petrus 2:24.
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Korintus 5:21).
– Doug Batchelor –






