Amazingfacts.id: Perikop Alkitab hari ini ditulis dan dibaca sekitar dua ribu tahun yang lalu, sejak Kristus pertama kali menyampaikan peringatan ini kepada gereja di Sardis. Karena kita sudah dekat dengan akhir sejarah dan kedatangan Yesus kembali, pengharapan penuh berkat yang didoakan oleh orang-orang beriman agar tergenapi betapa lagi kata-kata ini bisa diterapkan!
Hingga hari besar itu tiba, para pengikut Yesus perlu waspada dan waspada terhadap kejahatan. Sama seperti kereta api yang bisa tergelincir karena relnya yang telah rusak karena kelalaian atau vandalisme, perjalanan kita menuju surga bisa terhenti ketika kita menyerah pada kejahatan.
Alkitab sering mengingatkan kita untuk berjaga-jaga: “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Matius 24:42). Seorang Kristen harus mewaspadai potensi jebakan dan batu sandungan dalam perjalanannya. Meski dikalahkan di Golgota, Setan tetap ingin menjerat mereka yang lupa akan hadiah surgawi. Inilah sebabnya Alkitab mengatakan kepada kita, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23).
Petrus memperingatkan kita, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” (1 Petrus 5:8). Saat ini, kita mungkin menggunakan ungkapan, “Tetap waspada.” Orang yang waspada lebih kecil kemungkinannya untuk tertipu dibandingkan orang yang berasumsi bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak ada bahaya yang mengintai.
Tentu saja, ini bukan berarti kita harus hidup dalam ketakutan berlebihan, mengira semua orang atau segala sesuatu akan berbalik melawan kita. Allah mengasihi orang-orang percaya; malaikat-malaikat-Nya ada untuk menolong. Namun, penting untuk menyadari kemungkinan kejahatan menyusup dan mengambil langkah-langkah untuk melindunginya. “Berjaga-jagalah,” kata Yesus, dan perintah itu sama relevannya bagi kita hari ini seperti halnya di Sardis bertahun-tahun yang lalu.
Terapkan: Dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti perintah-perintah-Nya, Anda telah menerima masa depan kekal yang penuh kebahagiaan dan sukacita. Lindungi hubungan itu dengan tekun seperti Anda melindungi sesuatu yang sangat berharga.
Pelajari Lebih Dalam: Mazmur 24:8; Efesus 6:13–15; Wahyu 14:2.
Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. (Wahyu 3:2).
– Doug Batchelor –






