Amazingfacts.id: Pernahkah Anda mengetahui atau mendengarkan tentang sebuah pemberian terbesar di dunia ini? Bayangkan jika Anda bisa menyumbangkan $1 juta kepada lembaga amal favorit Anda. Namun, jumlah itu hanyalah setetes air di lautan bagi sebagian dermawan terbesar di Amerika. Pada tahun 2017, total sepuluh sumbangan terbesar mencapai $10,2 miliar, lebih dari dua kali lipat dari $4,3 miliar pada tahun 2016. Di urutan teratas daftar tersebut adalah Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, yang bersama istrinya menyumbangkan $4,6 miliar kepada Bill & Melinda Gates Foundation yang berfokus pada pembangunan global, kesehatan, dan pendidikan.
Banyak sumbangan besar ditujukan ke universitas untuk beasiswa mahasiswa. Yang lain berfokus pada perumahan, sains, perbaikan sistem peradilan pidana, penelitian medis, dan konservasi alam. Namun, saat Anda menelusuri daftar nama termasuk Mark Zuckerberg dan Michael Dell, Anda tidak akan menemukan dana yang disumbangkan untuk mengatasi masalah dosa.
Meskipun sumbangan amal memiliki perannya dalam membantu mengatasi banyak dampak dosa, hanya satu solusi yang dapat mengatasi akar masalahnya. Rencana untuk menyelamatkan umat manusia dari kematian kekal telah dimulai bahkan sebelum bumi diciptakan. Alkitab menyebut rencana Yesus sebagai Juruselamat kita sebagai “Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan” (1 Petrus 1:20). Hanya keilahian yang dapat menyelamatkan umat manusia.
Allah adalah Pemberi yang agung. Memberi adalah bagian dari hakikat-Nya. Pada saat Penciptaan, kita melihat Tritunggal Allah bekerja sama untuk menyediakan dunia yang indah bagi Adam dan Hawa (Kejadian 1:1, 2, 26). Di tempat tidur bayi di Betlehem, kita melihat Bapa memberikan kepada umat manusia hadiah terbesar yang pernah ada. Namun, di Kalvari-lah kita melihat dengan paling jelas hati Allah yang penuh kasih itu terbuka hingga kedalaman yang paling dalam.
Ketika Yesus mati untuk dosa-dosa kita, itu bukan untuk meyakinkan Allah agar mengasihi kita. Kristus memberikan hidup-Nya untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa bagi orang-orang yang terhilang. “Sebab Allah begitu mengasihi dunia” mengungkapkan kepada kita jiwa seorang Bapa yang rela menyerahkan Anak-Nya yang paling berharga demi menebus kita dari kutukan dosa. Sebab “Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus.” (2 Korintus 5:19).
Terapkan: Dapatkah Anda memikirkan seseorang dalam Alkitab yang menunjukkan hati Allah yang memberi melalui perbuatannya?
Pelajari Lebih Dalam: Kejadian 22:8; Matius 11:27; Yohanes 16:25–28.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16).
– Doug Batchelor –






