KEBANGUNAN ROHANI YANG PALSU

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

revival

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu  mengasihi, … Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu. II Timotius 3:1,2,5.

Sebelum penghakiman Allah yang terakhir didatangkan ke atas bumi maka akan terjadi suatu kebangunan rohani yang sedemikian rupa di antara umat Tuhan untuk  mencapai kesalehan yang sejati seperti yang belum pernah disaksikan sejak zaman  rasul-rasul. Roh dan kuasa Allah akan dicurahkan ke atas anak-anakNya. Pada masa itu banyak yang akan memisahkan diri mereka sendiri dari gereja­gereja di mana  cinta dunia ini lebih diutamakan daripada cinta akan Allah dan firmanNya. Banyak orang baik para pendeta dan kaum awam dengan bersuka akan menerima kebenaran-kebenaran yang besar itu yang telah disuruh Allah untuk diberitakan pada zaman ini untuk menyediakan suatu umat demi kedatangan Tuhan yang kedua kali. Musuh jiwa-jiwa ingin menghalangi pekerjaan ini; dan sebelum waktu pergerakan tersebut tiba, ia akan berusaha mencegahnya dengan memperkenalkan kebangunan rohani yang palsu. Pada gereja­gereja tersebut dimana ia dapat menanamkan kuasa penipuannya ia akan berbuat supaya kelihatan bahwa tampaknya Allah mencurahkan berkat istimewa atas hal ini; lalu akan dinyatakan apa yang diperkirakan perhatian keagamaan yang besar. Orang banyak akan memuji bahwa Allah sedang mengadakan mujizat bagi mereka, sedangkan pekerjaan itu berasal dan roh yang lain. Dengan kedok keagamaan, Setan akan berikhtiar untuk memperluas pengaruhnya atas dunia Kristen.

Pada banyak kebangunan rohani yang telah terjadi selama setengah abad terakhir, pengaruh yang sama telah bekerja, pada tingkat yang besar atau kecil, yang akan dinyatakan di dalam pergerakan-pergerakan yang lebih luas pada masa yang akan datang. Akan ada kesenangan emosional, suatu percampuran yang benar dan yang palsu, yang diterima dengan baik padahal menyesatkan. Namun tidak ada yang perlu tertipu. Dalam terang firman Allah tidaklah sulit untuk menentukan sifat pergerakan-pergerakan ini. Apabila manusia melalaikan kesaksian Alkitab, menjauhkan diri dari kebenaran­kebenaran penguji jiwa yang jelas itu yang menuntut penyangkalan diri dan penolakan dunia, maka memang ada kepastian bahwa berkat Allah tidak akan dicurahkan. Dan dengan peraturan yang diberikan oleh Kristus sendiri. “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka” (Matius 7:16), ternyata bahwa pergerakan-pergerakan ini bukanlah pekerjaan Roh Allah. 39


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *