Amazingfacts.id: Kabar baik bagi sebagian orang adalah kabar buruk bagi sebagian lainnya. Ketika berbicara tentang kedatangan Yesus yang kedua kali, bagi seseorang hal ini merupakan sebuah bencana. Iblis tidak ingin manusia mengetahui, memikirkan, atau bersiap menyambut kedatangan Kristus kembali. “Pengharapan yang diberkati dan penampakan kemuliaan” dari Juruselamat kita berarti malapetaka bagi musuh yang telah dikalahkan ini. Pekerjaannya untuk menghancurkan umat Tuhan akan berakhir.
Sampai saat itu tiba, ia terus menipu dan mengalihkan perhatian manusia dari ajaran penting Alkitab ini dengan mendorong mereka mencari jebakan dunia ini. Bahkan anggota gereja pun tidak akan mau mendengar doktrin khusus tentang kedatangan Kristus ini. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.” (2 Timotius 4:3).
Setan mengetahui bahwa kedatangan Kristus yang kedua kali adalah “pengharapan penuh berkat” (Titus 2:13) dari umat Kristiani, dan setelah dipahami, hal ini akan mengubah kehidupan manusia dan menuntun mereka untuk mengambil bagian secara pribadi, rajin, dan aktif dalam menyebarkan kabar baik tersebut kepada orang lain sehingga kedatangan Kristus dapat dipercepat. Hal ini membuat Setan marah, sehingga ia mempengaruhi mereka yang mempunyai “kesalehan tertentu” (2 Timotius 3:5) namun “menyangkal kuasanya,” dan berkata, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” (2 Petrus 3:4).
Mereka yang menyangkal, mengabaikan, atau menganggap remeh kedatangan Kristus yang kedua kali (sebagai suatu peristiwa literal yang akan segera terjadi) secara spesifik sedang menggenapi nubuatan Alkitab dan melakukan kebaikan kepada iblis. Namun bagi orang Kristen, ini adalah klimaks Injil yang agung. Karena kita belum mengetahui waktu pasti kejadian ini, maka kita harus siap setiap saat.
Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. (Titus 2:11).
– Doug Batchelor –






