Amazingfacts.id: Hal ini sering disebut sebagai “ciuman kehidupan” dan telah menyelamatkan nyawa banyak orang yang berhenti bernapas. Resusitasi mulut ke mulut pertama kali dianjurkan secara terbuka oleh seorang dokter Inggris, William Hawes, pada pertengahan abad ke-18. Selama setahun, ia memberikan hadiah kepada siapa pun yang membawa mayat seseorang yang tenggelam (dalam waktu yang wajar). Ia akhirnya mendirikan Royal Humane Society dengan pelatihan dan peralatan penyelamatan nyawa, terutama di pelabuhan dan kota pesisir di mana risiko tenggelam paling tinggi.
Insufflasi, juga disebut “napas penyelamatan,” memaksa udara masuk ke sistem pernapasan seseorang. Pelatihan resusitasi jantung paru (CPR) merekomendasikan untuk pertama kali memeriksa sirkulasi (denyut nadi), kemudian memeriksa pernapasan, dan jika diperlukan, melakukan resusitasi mulut ke mulut. Banyak organisasi merekomendasikan penggunaan masker saku untuk meminimalkan risiko infeksi silang. Bernapas untuk orang lain dapat menyelamatkan nyawa.
Allah pertama kali meniupkan nafas kehidupan ke dalam Adam pada penciptaan. Namun, ada jenis nafas lain yang menggambarkan cara para penulis Kitab Suci bekerja. Ayat Alkitab hari ini berkata, “Seluruh Kitab Suci diberikan oleh ilham Allah.” Kata Yunani untuk proses ini adalah theo-pneustos, yang berarti “ditiupkan oleh Allah.” Firman Allah “bermanfaat” karena Allah sendiri meniupkan kehidupan ke dalamnya.
Meskipun wahyu ditulis dalam bahasa manusia, mereka tetap merupakan pesan-pesan Allah. Bukan kata-katanya yang diilhami, melainkan para penulisnya yang diilhami. Para pria ini tidak menyalakan perekam suara digital untuk merekam kata-kata Allah secara tepat. Penulis sering kali mencatat kata-kata Allah yang tepat, tetapi dalam kebanyakan kasus, mereka mencatat dalam bahasa mereka sendiri apa yang mereka lihat atau dengar melalui kuasa Roh Kudus. Melalui Roh Kudus yang menghidupkan, kita telah menerima kebenaran yang menyelamatkan dalam Alkitab.
Terapkan: Tonton video singkat (atau baca deskripsi singkat) tentang cara melakukan CPR. Kemudian berdoalah agar Roh Kudus menggunakan Anda untuk menyelamatkan orang lain, baik secara fisik maupun rohani.
Pelajari Lebih Dalam: Keluaran 4:14-16; Bilangan 23:5; Ulangan 18:18
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16).
– Doug Batchelor –






