Amazingfacts.id: Para pendidik prihatin dengan lamanya waktu yang dihabiskan anak-anak di depan layar, mulai dari televisi hingga ponsel pintar dan tablet. Hal ini karena para peneliti telah menemukan bahwa waktu layar memicu respons biologis yang mirip dengan saat menghadapi bahaya di dunia nyata. Respons ini meliputi detak jantung yang lebih cepat, konsentrasi yang luar biasa, dan kadar gula darah yang lebih tinggi.
Kehidupan Kristus adalah sumber respons iman dan kasih kita kepada Allah. Namun, berbeda dengan dampak negatif dari waktu layar yang berlebihan, merenungkan kehidupan Kristus dapat memberikan kita kedamaian dan sukacita yang luar biasa.
Mungkin ada saat-saat ketika kita merasa harus memaksakan perasaan dan keputusan religius kita, tetapi Alkitab menjelaskan bahwa bahkan reaksi kita terhadap Allah pun diprakarsai oleh-Nya. Meskipun kita dapat menolak upaya Allah untuk memicu respons positif dari kita, kita semua memiliki kesempatan untuk membiarkan kebaikan Allah menuntun kita kepada-Nya.
Bagi rasul Paulus, hal ini menghilangkan kesempatan untuk membanggakan diri atau merasa superior secara religius: “Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.” (Roma 12:3).
Allah menggunakan kehidupan Kristus untuk membangkitkan iman dalam diri kita karena anugerah Yesus adalah perwujudan Allah dan kasih-Nya yang paling jelas: “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” (Yohanes 1:14). Selain menginspirasi iman kepada Allah, karunia Kristus menumbuhkan kasih dan pertobatan dari dosa di dalam hati kita. Ketika Kristus mati bagi kita, kita melihat puncak dari kehidupan yang penuh kasih dan kebaikan.
Terapkan: Mainkan permainan di luar ruangan bersama seorang anak.
Pelajari Lebih Dalam: Roma 2:4; 1 Yohanes 4:19; 1 Korintus 1:30, 31.
Supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. (Efesus 2:7).
– Doug Batchelor –






