Diabetes  :  Apakah benar diabetes disebabkan oleh mengonsumsi gula?

Featured Kesehatan

Diabetes adalah penyakit  dimana tubuh tidak mampu memproduksi, menggunakan, dan menyimpan glukosa (sejenis gula) secara tepat. Glukosa naik ke dalam aliran darah, yang menyebabkan gula darah naik tinggi membahayakan. Tanda-tanda diabetes meliputi rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, penuranan berat badan, sering merasa lapar, pandangan kabur, lekas marah,kesemutan atau rasa mati di tangan dan kaki, luka yang tidak kunjung sembuh, sangat kelelahan, kulit sering mengelupas serta infeksi gusi.

Jika memakan karbohidrat sederhana  (atau makan-makanan olahan, seperti gula) menambahkan kelebihan berat badan, tentu saja resiko diabetes tipe 2 meningkat. Bagaimana juga, penelitian  menunjukan bahwa  mengonsumsi  karbohidrat kompleks  berbasis tanaman (makanan alami) sebenarnya menurunkan resiko pengembangan diabetes. Suatu studi yang dilakukan terhadap 36.000 wanita di Lowa menunjukan bahwa  mereka yang memakan karbohidrat  dan serat yang tidak diolah dalam jumlah besar paling sedikit mengalami kemugkinan  timbulnya diabetes. Selanjutnya, suatu studi yang  dilakukan di Institut Kesehatan Publik Nasional  di Finlandia  menemukan bahwa orang-orang yang memakan biji-bijian utuh dalam jumlah terbesar, menurunkan 61 persen resiko perkembangan diabetes.

Fakta Kesehatan: Suatu studi  yang dilakukan oleh Depertemen Pertanian Amerika Serikat (A.U.S Departemen of Agriculture) mengugkapkan bahwa orang Amerika memakan rata-rata 32 sendok setiap hari.

Pelajaran berkelanjutan. Ikutin terus pelajaran kesehatan menakjubkan ini. Semoga bermanfaat Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *