Amazingfacts.id: Ini adalah penembakan massal paling mematikan yang dilakukan oleh seorang individu dalam sejarah Amerika Serikat. Pada malam 1 Oktober 2017, Stephen Paddock (64 tahun) menembaki kerumunan penonton konser di Las Vegas Strip, Nevada, dari kamar hotelnya di Mandalay Bay. Selama lebih dari sepuluh menit, Paddock menembakkan hampir 1.100 peluru senapan secara acak, menewaskan 58 orang dan melukai 851 orang lainnya, sebelum ia mengakhiri hidupnya sendiri.
Beberapa orang percaya bahwa Tuhan membunuh orang secara acak. Mereka berpikir Tuhan telah memilih beberapa orang untuk masuk surga dan yang lain untuk terbakar di neraka. Dalam pemahaman yang keliru tentang kata “ditakdirkan,” mereka menyimpulkan bahwa Tuhan telah memilih secara sembarangan siapa yang akan hidup selamanya dan siapa yang akan mati. Hal ini membuat Tuhan tampak kejam dan menyembunyikan kebenaran bahwa Tuhan ingin semua orang diselamatkan.
Rasul Paulus menulis bahwa Tuhan “telah menetapkan kita untuk diadopsi sebagai anak-anak-Nya melalui Yesus Kristus, sesuai dengan kehendak-Nya yang baik” (Efesus 1:5). Kata kerja ‘predestined’ berarti “menentukan sebelumnya” dan “memisahkan”. Orang-orang yang mendengar surat Paulus percaya bahwa masa depan mereka telah ditentukan oleh bintang-bintang dan planet-planet. Jadi, kabar baiknya adalah Tuhan memiliki rencana yang lebih baik untuk mereka.
Kebenarannya adalah bahwa Allah “yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.” (1 Timotius 2:4). Rencananya inklusif, bukan eksklusif secara sewenang-wenang. Tuhan “Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” (2 Petrus 3:9).
Yesus mati untuk semua orang dan “barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). Meskipun Allah telah menyediakan anugerah keselamatan bagi semua orang dan telah memilih masing-masing dari kita, kita dapat memilih untuk menolak tawaran-Nya. Orang-orang yang hilang tidak dipilih secara acak oleh Allah untuk pergi ke neraka; mereka menjauh dari hidup yang kekal dengan kehendak bebas mereka sendiri.
Terapkan: Allah telah memilih Anda, tetapi apakah Anda telah memilih-Nya? Jika Anda belum menerima anugerah keselamatan Yesus, mengapa tidak meminta-Nya masuk ke dalam hidup Anda sekarang?
Pelajari Lebih Dalam: Yosua 24:15; Roma 8:29, 30; Efesus 1:11, 12.
Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. (Efesus 1:4).
– Doug Batchelor –






