Amazingfacts.id: Selama Perang Teluk Pertama, sebuah tim kecil pasukan Navy SEAL AS melakukan aksi pengalihan yang begitu meyakinkan hingga berhasil menipu tentara Irak sepenuhnya. Sekitar selusin anggota SEAL menyerbu pantai-pantai Kuwait dan menimbulkan kekacauan sedemikian rupa sehingga para jenderal Irak meyakini serangan yang dipimpin AS itu datang dari laut. Irak mengirim sebagian besar pasukannya untuk menangkis serangan palsu ini hanya untuk menyadari bahwa mereka telah ditipu saat pasukan utama AS melintasi gurun Arab Saudi! Dalam hitungan jam, perang berakhir, dan semuanya bermula kurang dari 20 prajurit! Kita tidak memandang gurun sebagai tempat di mana hal-hal menarik terjadi, tetapi jangan tertipu seperti tentara Irak.
Gurun adalah wilayah di planet kita yang ditandai dengan curah hujan rendah atau pertumbuhan tanaman yang minim. Secara spesifik, gurun menerima kurang dari 10 inci air per tahun. Gurun sebagian besar terdiri dari pasir, batu, dan kerikil. Gurun mencakup sekitar seperlima dari seluruh daratan di dunia. Gurun panas terbesar di dunia adalah Sahara di Afrika Utara. Gurun ini mencakup 3,3 juta mil persegi. Gurun-gurun lain memiliki nama dan julukan seperti “Death Valley,” “The Empty Quarter,” dan “The Place of No Return.”
Namun, tahukah Anda bahwa gurun menempati urutan kedua setelah hutan hujan tropis dalam hal keragaman tumbuhan dan hewan yang hidup di sana? Meskipun gurun dikenal sebagai tempat yang mendukung sedikit kehidupan, gurun memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk hewan-hewan yang bersembunyi pada siang hari untuk mengontrol suhu tubuh mereka.
Salah satu prajurit Allah yang paling hebat dalam Alkitab adalah Yohanes Pembaptis. “Suara di padang gurun” yang profetis ini tumbuh besar di padang gurun. Alkitab berkata, “Anak itu tumbuh dan menjadi kuat rohnya, dan ia tinggal di padang gurun sampai hari ia menampakkan diri kepada Israel” (Lukas 1:80). Banyak orang yang mengejek “orang liar” dari padang gurun ini, tetapi Yohanes berhasil menarik perhatian semakin banyak pemimpin. Pesan-pesannya menyentuh hati. Suaranya terdengar jujur. Dan pada akhirnya ia memperkenalkan tokoh terbesar dalam sejarah, Yesus, Anak Domba Allah.
Jangan heran dengan apa yang dapat Allah hasilkan dari padang gurun!
Ada suara yang berseru-seru: Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! (Yesaya 40:3).
– Doug Batchelor –






