Amazingfacts.id: Apa perbedaan mendasar antara Yesus dan setiap “mesias” yang diklaim dalam sejarah manusia? Jika dicari dengan teliti, Anda mungkin dapat menemukan sisa-sisa jasad setiap orang yang mengklaim diri sebagai mesias, kecuali satu: Yesus. Ada beberapa situs yang diklaim sebagai makam-Nya, tetapi semuanya kosong. Tidak ada jasad, tidak ada tulang, tidak ada debu, tidak ada jejak sisa-sisa jasad Anak Allah.
Tanpa kebangkitan, Yesus hanyalah seorang penipu, seorang yang mengklaim gelar mesianik, yang jumlahnya banyak, baik dari kalangan agama maupun politik selama berabad-abad. Namun, kita tahu, dari sejarah dan dari situs-situs kuburan mereka, bahwa semua orang yang mengklaim itu telah mati. Semua, kecuali Yesus, yang bangkit pada hari ketiga dan kemudian naik ke surga, di mana Ia “duduk di sebelah kanan takhta Allah” (Ibrani 12:2).
Kita tahu hal ini karena ada puluhan saksi mata atas kebangkitan dan kenaikan-Nya. Kita tahu hal ini karena para saksi tersebut dengan berani menyatakan fakta-fakta ini di hadapan penentangan yang sengit. Dan kita tahu hal ini karena banyak di antara mereka yang akan menjadi martir karena keyakinan mereka. Tidak ada seorang pun yang rela menyerahkan nyawanya untuk sesuatu yang mereka tahu adalah kebohongan.
Mungkin argumen terpenting mengenai kebangkitan Yesus adalah perubahan yang telah ditimbulkannya dalam kehidupan puluhan juta orang selama bertahun-tahun dan bahkan hingga saat ini. Pria dan wanita telah terbebas dari kecanduan, melepaskan amarah mereka, dan menjadi warga negara yang produktif serta anggota keluarga yang penuh kasih berkat perubahan yang dibawa oleh iman kepada Yesus. Itulah kesaksian hidup akan seorang Juruselamat yang abadi.
Terapkan: Pelajarilah kisah-kisah Injil tentang kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus untuk melihat betapa banyak orang yang meragukan-Nya tetapi juga betapa banyak orang lain yang percaya dan perubahan yang terjadi dalam hidup mereka.
Pelajari Lebih Dalam: 1 Korintus 15:1–17; Lukas 24:36–43; Ibrani 8:1, 2.
Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. (1 Korintus 15:14).
– Doug Batchelor –






