Amazingfacts.id: Para peneliti mulai menggunakan istilah “cyberchondria” untuk merujuk pada obsesi yang tidak sehat terhadap diagnosis diri di internet. Masalah kesehatan yang disebabkan oleh kecemasan akan penyakit telah ada jauh sebelum internet. Namun, orang yang sering cemas kini memiliki akses 24 jam ke berbagai deskripsi masalah kesehatan. Meskipun gangguan ini masih kontroversial, jelas bahwa pikiran dapat memengaruhi tubuh dan sebaliknya.
Penjelasan Alkitab tentang kesatuan manusia dapat dilihat dari cara kata-kata seperti “roh” dan “jiwa” digunakan secara bergantian. Paulus mengaitkan roh sebagai bagian dari pikiran manusia yang terhubung dengan Allah: “Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.” (Roma 8:16). Ketika Maria bernyanyi setelah diberitahu bahwa ia akan melahirkan Yesus, ia menggunakan istilah “roh” dan “jiwa” secara bergantian menunjukkan kesatuan yang erat di antara keduanya.
Tubuh, demikian pula, memainkan peran integral dalam deskripsi manusia: “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Tesalonika 5:23). Meskipun ini adalah satu-satunya deskripsi tiga bagian tentang manusia di seluruh Alkitab, hal ini mengungkapkan bahwa meskipun ada bagian dari diri kita yang terutama terhubung dengan Allah, seluruh keberadaan kita dirancang untuk dikuduskan oleh kehadiran-Nya.
Dengan mengingat persatuan ini, setiap orang memiliki kesempatan untuk mengejar kehidupan intelektual yang lebih bermakna demi memiliki tubuh yang lebih sehat serta hubungan yang terjalin erat dengan Tuhan guna menemukan hikmat dalam hidup. Hal sebaliknya juga berlaku: Perhatian terhadap kesehatan tubuh dapat mempererat hubungan kita dengan Tuhan dan meningkatkan kemampuan kita untuk belajar. Yohanes menggabungkan keduanya dengan indah dalam salamnya kepada jemaat: “Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.” (3 Yohanes 2).
Terapkan: Tuliskan sepuluh hal yang kamu syukuri.
Pelajari Lebih Dalam: 1 Korintus 7:34; Roma 12:1, 2; Amsal 17:22.
Lalu kata Maria: iwaku memuliakan Tuhan. (Lukas 1:46).
– Doug Batchelor –






