renungan berkat

KEBENARAN YANG MENYUCIKAN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Kuasa Menyucikan dari Kebenaran
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. I Petrus 1: 22

Bunga bakung di telaga menancapkan akar-akarnya jauh ke dasar di bawah permukaan lumpur yang kotor, dan melalui lubang-lubang batangnya menyerap bahan-bahannya yang akan membantu perkembangannya lalu memperlihatkan kembangnya yang mekar yang tak bercela yang berada dengan tenang dalam sifatnya yang murni pada ribaan telaga itu.

Bunga bakung itu menolak semua yang mungkin dapat menodai dan mengotori keindahannya yang tidak bercela itu…. Kiranya orang-orang muda terdapat di antara orang-orang yang mengasihi dan takut akan Allah, karena sifat-sifat yang mulia dan teguh ini, dilambangkan oleh bunga bakung yang menyatakan kemurnian kembangnya di atas permukaan telaga. Mereka tidak suka dirusak oleh pengaruh-pengaruh yang menurunkan derajat moral dan hanya mengumpulkan bagi diri mereka sendiri barang yang membantu perkembangan tabiat mereka yang murni dan mulia. Mereka berusaha untuk disahkan oleh teladan ilahi.

Dalam pemandangan Allah, hati yang suci lebih indah daripada emas dari Ofir. Satu hati yang suci adalah rumah tempat Allah tinggal, kemah sembahyang tempat Kristus berdiam. Hati yang suci adalah di atas segala sesuatu hati yang murah dan rendah; itu adalah terang yang bersinar, suatu gedung penyimpanan dari mana perkataan-perkataan yang menyucikan dan meninggikan itu datang. Itulah tempat di mana gambaran Allah dan kesukaan yang tertinggi untuk memandang peta-Nya dapat dikenal. Itulah hati yang memperoleh seluruh kesenangan dan kepuasannya di dalam Allah saja, dan di mana pikiran-pikiran dan tujuan-tujuan serta hasrat hati hidup bergandengan dengan yang ilahi. Hati yang demikian adalah tempat yang kudus, sebagai perbendaharaan segala kebajikan….

Pikiran orang-orang yang suci hatinya diserahkan sepenuhnya kepada Kristus. Mereka selalu memikirkan bagaimana mereka boleh mempermuliakan Allah sebaik-baiknya.

Sebenarnya bagi kita tidaklah sulit mencari kesucian dan kemurnian…. sebagaimana malaikat-malaikat kemuliaan menjalankan pekerjaan kasih yang ditugaskan kepada mereka.

Hidupku Kini, hal. 265


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *