renungan

KERAJINAN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga. Pengkhotbah 9:10

Kehidupan Yesus penuh dengan kerajinan, dan Ia melaksanakan pelbagai tugas sesuai dengan pertumbuhan tenaga jasmaniNya. Dalam melakukan pekerjaan yang ditentukan bagiNya, Ia tidak menyia-nyiakan waktunya dalam kepelisiran yang sia-sia. Ia . . .dilatih dalam pekerjaan yang berguna, walaupun menanggung kesukaran. . . .

Kristus menghadapkan di depan kita suatu teladan untuk orang-orang muda dan anak-anak. KehidupanNya pada masa kanak-kanak berada di bawah keadaan yang menyenangkan untuk mencapai perkembangan jasmani dan memperoleh kuasa akhlak untuk menolak pencobaan, sehingga Ia tetap tidak bernoda di tengah-tengah kemerosotan akhlak orang-orang jahat di Nazaret. . .

Pendidikan Kristus selamaIa takluk pada ibu bapaNya, adalah sangat berharga. . . . Penggunaan tubuh dan pikiran yang perlu untuk melaksanakan tugasNya memperkembangkan kekuatan tubuh dan pikiran. HidupNya yang rajin dan suka mengasingkan diri untuk beristirahat menutup jalan-jaIan yang dapat dimasuki setan hendak menggoda Dia mencintai kesia-siaan dan keinginan untuk pamer. Ia bertambah kuat baik jasmani maupun rohani, sehingga memperoleh persediaan untuk melakukan kewajiban orang dewasa dan untuk melakukan tugas-tugas penting yang kemudian dibebankan kepadaNya.

Yesus adalah seorang pekerja yang giat dan tetap. Tidak pernah ada orang yang hidup yang begitu berat dibebani tanggung jawab selain dari pada Dia. Tidak pernah ada orang yang memikul beban dosa dan dukacita dunia ini selain dari pada Dia. Tidak pernah ada orang yang bekerja keras dengan semangat yang berapi-api demi kebaikan manusia selain dari pada Dia. Namun demikian Ia tetap sehat. Ia digambarkan, baik dalam tubuh maupun rohani, sebagai korban anak domba yang, “tak bernoda dan tak bercacat.” Dalam tubuh dan jiwa Ia menjadi teladan darihal apa yang dimaksudkan Alah bagi seluruh umat manusia dengan perantaraan penurutan terhadap hukum-hukumNya.

Hidupku Kini, hal. 133


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *