Amazingfacts.id: Kembar siam adalah kembar identik yang tubuhnya secara fisik terhubung. Ini adalah kejadian yang sangat langka, dan sayangnya, setengah dari mereka lahir meninggal, dengan sepertiga lainnya meninggal dalam 24 jam setelah kelahiran. Bedah modern telah memungkinkan pemisahan banyak kembar siam. Meskipun beberapa kasus cukup sederhana, yang lain berisiko mengancam nyawa karena organ vital yang dibagikan.
Salah satu pasangan kembar siam paling terkenal adalah Eng dan Chang Bunker, yang lahir pada tahun 1811 di Thailand (Siam). Mereka pindah ke Amerika Serikat dan berkeliling bersama sirkus P.T. Barnum; mereka disebut “kembar Siam,” istilah yang kemudian digunakan untuk kembar siam.
Ada hubungan dalam Ketuhanan yang bukan kebetulan alam. Kesatuan Allah adalah konsep yang telah dicoba dipahami oleh manusia selama berabad-abad. Bagaimana Allah dapat menjadi tiga pribadi yang berbeda dan tetap satu? Alkitab dengan jelas menyajikan pandangan monoteistik tentang Allah. “Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa (satu)!” (Ulangan 6:4). Kata Ibrani untuk “satu” dapat berarti menyatukan atau mengintegrasikan.
Kitab Suci menegaskan adanya pluralitas dalam Tritunggal Allah. Pada penciptaan, Alkitab berkata, “Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita” (Kejadian 1:26, penekanan ditambahkan). Beberapa ayat membedakan Roh Allah dari Allah. Pada penciptaan, “Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.” (Kejadian 1:2).
Setiap anggota Tritunggal adalah sepenuhnya ilahi, termasuk Yesus yang ditulis oleh Paulus, “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.” (Kolose 2:9). Penjelasan paling jelas tentang tiga pribadi yang terpisah dalam keilahian terjadi pada pembaptisan Yesus, ketika Kristus [Anak] menerima burung merpati [Roh Kudus] yang turun ke atas-Nya sementara Allah [Bapa] mengucapkan kata-kata pengukuhan kepada Yesus. (Lihat Matius 3:16, 17.)
Allah Tritunggal, yang adalah tiga dalam satu, adalah konsep yang sulit dipahami tetapi dijelaskan dalam Alkitab sebagai sifat dari Dia yang mengasihi kita. Dengan iman, kita dapat menerima kebenaran ini meskipun melampaui pemahaman kita.
Terapkan: Pikirkan contoh-contoh kesatuan dan keragaman di alam semesta yang menggambarkan kesatuan Allah. Misalnya, tubuh manusia terdiri dari banyak bagian tetapi tetap satu tubuh.
Pelajari Lebih Dalam: Yesaya 48:16; Zefanya 14:9; 2 Korintus 13:14.
Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus. (1 Timotius 2:5).
– Doug Batchelor –






