SCOTT MENDAPATKAN JAWABAN – BAGIAN 1

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Amazingfacts.id: “Saya seharusnya mati,” kenang Scott. Dia berusia 27 tahun dan sedang mengerjakan sebuah mobil balap ketika mobil itu meledak. Letusannya begitu dahsyat hingga ia kehilangan lengannya. Menengok ke belakang, ia dengan penuh rasa syukur mengakui, “Tuhan menjaga saya pada hari itu.”

Bersentuhan Dengan Kematian

Scott belajar tentang Tuhan di awal kehidupannya. Setiap minggu, sebuah bus sekolah mampir ke rumahnya untuk mengantarnya ke sekolah minggu. Hal ini menjadi sumber pengasuhan yang baik bagi orang tuanya dan membuatnya tetap sibuk dan terhindar dari masalah.

Saya belajar tentang Yesus tetapi tidak benar-benar mengalami pertobatan,” jelasnya. “Saya selalu mengenal Dia, tetapi saya tidak selalu menjadi hamba Yesus yang baik.”

Setelah Scott bersentuhan dengan kematian, ia mulai menghadiri sebuah gereja Kharismatik dan membantu dalam pelayanan musik. Dia bermain drum dan menjadi bagian penting dari band gereja selama sepuluh tahun. “Tetapi selalu ada sesuatu yang hilang,” akunya. “Saya tidak bertumbuh secara rohani.”

Selama lima tahun terakhir ia menghadiri gereja ini, orang-orang mulai “menggumamkan hal-hal yang tidak masuk akal” dan berbicara dalam bahasa roh. “Beberapa anggota mengatakan kepada saya bahwa karena saya tidak berbicara dalam bahasa roh, saya pasti belum menerima Roh Kudus,” katanya. Meski begitu, Scott merasa ada yang tidak beres dengan gereja ini.

Bagaimana Dengan Hari Sabat?

Ketika sebuah gedung baru didirikan, banyak anggota yang keluar, termasuk beberapa teman dari band gereja. Kemudian pendeta utama mengalami stroke. Ketika beberapa masalah lain terjadi, Scott segera mendapati dirinya mulai mempertanyakan ajaran-ajaran gereja.

“Bagaimana dengan hari Sabat?” Roh Kudus terus membekas di benaknya dengan pertanyaan itu, berulang-ulang, seperti terngiang-ngiang di telinganya “Bagaimana dengan hari Sabat?” Jadi ia memutuskan untuk bertanya kepada pendetanya, “Bagaimana dengan hari Sabat?”

Merasa prihatin dengan apa yang diajarkan dari mimbar, Scott menemui pendeta tersebut untuk membicarakan apa yang dia pelajari. Dia bahkan menjelaskan bagaimana Konstantin mengubah hari ibadah Sabat menjadi hari Minggu untuk menyenangkan para penyembah berhala di kekaisarannya. Namun, setelah satu jam berdiskusi, Scott tidak mendapatkan jawaban yang masuk akal.

Renungkanlah: Pikirkanlah saat Anda sedang bepergian dan menemui jalan buntu. Apa yang Anda lakukan? Allah akan menolong Anda ketika Anda menemui jalan buntu secara rohani.

Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku. Amsal 8:17.


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *