Amazingfacts.id: Allah menciptakan Eden dan seluruh dunia kita dengan kesempurnaan dan keindahan, namun kemudian dosa masuk dan mencemari bumi. Rencana Tuhan telah dirusak, diselewengkan, dan dinodai oleh Iblis. Akan tetapi, pada akhirnya Iblis tidak akan dapat menggagalkan rencana Allah. Tuhan akan menciptakan langit yang baru (atmosfer yang baru) dan bumi yang baru.
Alkitab mengajarkan bahwa kelak “orang yang lemah lembut… akan memiliki bumi” (Matius 5:5). Cukup jelas bahwa saat ini, orang-orang yang sombong dan suka menguasai orang lainlah yang sebagian besar memerintah bumi. Namun suatu hari nanti, keadaan ini akan berubah. Daniel berkata, ” Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi.” (Daniel 7:27). Bumi tidak akan lagi berada dalam kondisi seperti sekarang, karena Tuhan akan menjadikan “langit yang baru dan bumi yang baru” (Wahyu 21:1).
Rasul Petrus menguatkan kita, ” Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.” (2 Petrus 3:13). Kapan hal ini akan terjadi? Pertama, orang-orang benar akan diangkat untuk menyongsong Tuhan di angkasa pada saat kedatangan Kristus yang kedua kali (1 Tesalonika 4:17). Kemudian, mereka akan menghabiskan masa seribu tahun di surga, hidup dan memerintah bersama Yesus (Wahyu 20:4).
Pada akhir masa seribu tahun di surga, Yohanes menulis, ” Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah.” (Wahyu 21:2). Yerusalem Baru adalah kota Allah, dan tempat kediaman barunya adalah planet ini. Tidak akan ada lagi pencemaran; ini adalah Bumi yang telah dijadikan baru. Di tempat kediaman baru ini, “Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus, firman Tuhan.” (Yesaya 65:21, 25). Tempat kediaman baru kita akan menjadi tempat yang nyata!
Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. (Wahyu 21:1).
– Doug Batchelor –


