Amazingfacts.id: Ia memecahkan rekor sebagai “tokoh fiksi sastra yang paling sering diangkat ke layar lebar dan televisi.” Detektif fiksi populer dari era Victoria dan Edwardian di Inggris ini nyaris diberi nama Sherrinford. Penulis Inggris, Sir Arthur Conan Doyle, dengan sangat apik menggambarkan Sherlock Holmes sebagai seorang detektif yang terkenal karena pengamatan tajamnya, ilmu forensik, dan penalaran logisnya. Ia begitu populer hingga banyak orang mengira dia adalah sosok nyata.
Peneliti Kitab Suci akan menemukan, setelah mempelajari petunjuk-petunjuk dalam Perjanjian Lama dengan cermat, bahwa Mesias yang dijanjikan bukanlah tokoh fiksi, melainkan Yesus Kristus. Hanya dalam diri Anak Maria kita menemukan penggenapan nubuat-nubuat yang diberikan kepada para bapa leluhur Perjanjian Lama.
Misalnya, Matius menelusuri silsilah Yesus hingga ke Abraham dan menyebut-Nya “Anak Abraham” (Matius 1:1). Rasul Paulus setuju bahwa Yesus menggenapi janji kepada Abraham. “Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan ‘kepada keturunan-keturunannya’ seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: ‘dan kepada keturunanmu’, yaitu Kristus.” (Galatia 3:16).
Bahkan gelar Mesianik “Anak Daud” diterapkan pada Yesus. Ketika memasuki Yerusalem selama Paskah, orang banyak yang mengikutinya berseru, “Hosana bagi Anak Daud!” (Matius 21:9). Petrus memberitakan kebenaran ini pada hari Pentakosta setelah kebangkitan. “Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita.… ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.” (Kisah Para Rasul 2:29, 30).
Pelajarilah Kitab Suci sendiri dan kamu akan menyimpulkan bahwa data tersebut tanpa ragu-ragu mengidentifikasi Yesus sebagai Anak Allah, Juruselamat dunia. Tetapi ingatlah, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga.” (Yohanes 3:27).
Terapkanlah: Pelajarilah beberapa nubuat Perjanjian Lama tentang Mesias yang akan datang (Mikha 5:2; Yesaya 7:14; Mazmur 22:1) dan lihat apakah Anda dapat menemukan penggenapannya dalam Perjanjian Baru.
Pelajari Lebih Dalam: Mazmur 34:20; Yesaya 53:4–8; Zakharia 12:10.
Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias. (Kisah Para Rasul 18:28).
– Doug Batchelor –






