MENGHASILKAN BUAH YANG SEJATI

Renungan Harian

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Yoh. 15:5

Kristus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar, dan Bapa-Kulah pengusahanya.” “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.” “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah” (Yoh. 15:1 ,5,2). Cabang yang tidak dibersihkan mungkin kelihatannya baik kepada pandangan mata manusia, tetapi pada pandangan Dia yang tidak pemah mengantuk atau tertidur tidak akan membiarkannya mati oleh karena tawar hati. Pengusahanya membersihkannya, supaya bisa menghasilkan buah kehidupan yang kekal. . . .
Bilamana orang yang mengaku Kristen selalu berlagak memamerkan daun-daun pengakuannya di depan mata orang lain, maka padanya tidak terdapat buah yang benar-benar memuliakan Tuhan. Kehidupan agama dan pengalaman mereka kelihatannya memuaskan bagi mereka. Mereka membesar-besarkan emosi, pernyataan kegairahan yang tidak terkendalikan dan meninggikan diri sendiri. Agama mereka sebagian besar tercapai karena perasaan dan rangsangan. Sangat sedikit dalam jiwa mereka yang sesuai dengan pengakuan iman mereka. Diri sendiri adalah teladan kesempurnaan mereka. Mereka lebih menghargai kesan luar yang mereka buat terhadap orang lain daripada kehidupan bagian dalam yang tersembunyi dengan Kristus dalam Tuhan.
Biarlah setiap orang yang menyatakan Kristus oleh melakukan firman-Nya, menjadi berakar dalam Kristus, berakar dan berdasar dalam kebenaran. Buangkanlah sifat menonjolkan diri sendiri. Biarlah pelajaran dari hal Kristus Yesus yang dihidupkan dan dilakukan berbicara menganai penurutanmu yang sempurna kepada Yesus Kristus. . . .
Pembentukan tabiat harus berlangsung hari demi hari, jam demi jam. Pekerjaan Roh Kudus di dalam diri kita dinyatakan ke luar melalui buah-buah yang kelihatan, dimatangkan dan disempurnakan bagi kemuliaan Tuhan. Hidup bagian dalam berbicara dalam tindakan ke luar, dalam menghasilkan buah-buah yang limpah. lni menunjukkan puji-pujian kepada Dia yang telah memanggil mereka keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Jika Tuhan Yesus telah dibentuk di dalam diri kita, pengharapan yang mulia dan kehidupan akan melimpah dalam perbuatan-perbuatan yang baik, sesuai dengan kebenaran yang mereka percayai.

 

“That I May Know Him”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *