Amazingfacts.id: Pada tahun 1992, Eric Lawes sedang membantu seorang teman di kota Hoxne, Inggris, dengan menggunakan detektor logam untuk menyisir sebuah ladang guna mencari palu yang hilang. Tak lama kemudian, ia menemukan sendok perak, koin emas dan perak, serta sebuah perhiasan emas. Para arkeolog pun dipanggil, dan tak lama kemudian mereka berhasil menggali sebuah peti yang berisi harta karun kuno. Harta Karun Hoxne merupakan simpanan emas dan perak Romawi terbesar yang pernah ditemukan di Britania; nilainya saat itu mencapai $1,75 juta.
Para tokoh besar Reformasi menemukan kembali harta karun Alkitab yang tak ternilai harganya yang telah hilang selama berabad-abad. Banyak kebenaran Alkitab yang telah dikubur oleh Gereja Roma dan disembunyikan dari rakyat jelata dibawa kembali ke terang termasuk ajaran Injil yang sangat penting bahwa pembenaran hanya dicapai melalui iman kepada Yesus Kristus: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.” (Efesus 2:8).
Para Reformator dengan hati-hati menekankan bahwa keselamatan tidak dapat seperti yang diajarkan Gereja Roma seperti keselamatan diperoleh melalui perbuatan tobat atau perbuatan baik apa pun dari pihak orang percaya. Kasih karunia adalah anugerah dari Allah. “Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.” (Roma 11:6).
Sambil menolak banyak tradisi Gereja Roma yang tidak alkitabiah dan buatan manusia, para Reformator menegaskan otoritas Alkitab yang lebih tinggi sebagai Firman Allah yang tak bercacat. Mereka memegang teguh perkataan Rasul Paulus yang menulis, ” Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16).
Banyak orang tidak menyadari betapa karya para Reformator telah memberikan manfaat nyata bagi mereka. Pembelaan mereka yang gigih terhadap kebebasan hati nurani turut memengaruhi deklarasi kebebasan beragama di berbagai belahan dunia, termasuk Amerika. Kebebasan yang kita nikmati saat ini, baik dalam hal berbicara, berpolitik, beribadah, maupun seni berkaitan erat dengan gerakan Reformasi.
Penerapan: Renungkanlah satu harta berharga yang baru saja Anda temukan dalam Firman Allah.
Pendalaman: 2 Petrus 1:20, 21; 2 Timotius 3:15; Mazmur 119:105.
Aku gembira atas janji-Mu, seperti orang yang mendapat banyak jarahan. Mazmur 119:162.
– Doug Batchelor –






