BAGAIMANA SAYA BISA MEMBAGIKAN KEBENARAN TENTANG ALLAH KEPADA TEMAN-TEMAN SAYA?

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Pertama, mari kita bahas apa yang tidak boleh kita lakukan saat berbagi keyakinan kita: argumen.  Ketika hati kita sombong atau keras kepala, kita menggali dan beradu — tidak peduli seberapa kreatif dan logisnya argumen, orang-orang tidak akan menanggapi dengan baik.  Lalu jangan berkhotbah dan jangan sombong.  Ingat, Anda pernah berada di posisi mereka (lihat Efesus 2:13).

 Ada tiga hal khusus yang dapat kita lakukan untuk membagikan Tuhan dengan orang yang kita kasihi:

 – Jadilah teman sejati dan dengarkan.  Kemudian, jika mereka terbuka, bagikan informasi.  Alkitab berkata, “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang” (Kolose 4:6).  Berdoa, meminta Roh Kudus untuk membimbing Anda dan membantu Anda mengetahui kapan harus berbicara dan apa yang harus dikatakan.  Bagikan dengan teman Anda apa yang Tuhan telah lakukan untuk Anda secara pribadi.  Bagaimana hubungan dengan-Nya mengubah hidup Anda menjadi lebih baik. Hal itu dapat berdampak nyata pada pemikiran seseorang.  Terkadang berbagi buku atau DVD berhasil dengan baik, terutama dengan orang-orang yang suka membantah.

 – Jadilah contoh yang baik.  Jangan marah kepada teman-teman Anda jika mereka tidak setuju dengan Anda.  Itu bukanlah cara Yesus memenangkan hati mereka.  Tapi Anda bisa memberi contoh dalam cara hidup Anda.  Jika kasih adalah motivasi Anda dalam hidup, orang akan menyadarinya.  “…nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita” (Titus 2: 6–8).

 – Berdoa untuk teman-teman Anda, secara konsisten dan sabar.  Ingatlah, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Yakobus 5:16). Kita tidak dapat melihat hal-hal seperti yang dilihat Tuhan, dan terkadang perlu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menjangkau orang yang kita cintai.  Percayalah bahwa Dia ingin menyelamatkan teman-teman Anda lebih dari Anda.  Jangan menyerah. Teruslah berdoa.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Amsal 17:17

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *