BEKERJA SAMA DENGAN ROH

BEKERJA SAMA DENGAN ROH

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Diubahkan oleh Roh
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekurang waktu aku tidak hadir. Flp. 2:12.

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (2 Kor 5:17). Tak suatu pun selain kuasa Ilahi yang dapat memperbarui hati manusia dan mengaruniakan kasih Kristus kepada setiap jiwa, di mana kuasa tersebut selalu menyatakan diri melalui kasih bagi mereka yang demi mereka Dia rela mati. Buah roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Bila seorang berbalik kepada Allah, kepadanya diberikan suatu cita rasa moril yang baru, suatu kuasa pendorong yang baru, dan orang tersebut menyenangi hal-hal yang Allah senangi; karena diikat kepada hidup Yesus oleh suatu rantai emas, yaitu janji yang tak berubah. Kasih, sukacita, damai sejahtera, dan rasa syukur yang tak terungkapkan akan memenuhi jiwa tersebut, dan kata-kata yang diucapkan oleh jiwa yang diselamatkan itu adalah “kemurahan-Mu membuat aku besar” (Mzm 18:35).

Tetapi mereka yang menunggu untuk melihat suatu perubahan yang ajaib dalam tabiat mereka tanpa usaha yang tekun untuk mengalahkan dosa akan menjadi kecewa. Kita tidak memiliki sebab untuk merasa takut sementara memandang kepada Yesus, sebab untuk merasa ragu, kecuali bahwa Dia dapat menyelamatkan semua orang yang datang kepada-Nya; meskipun demikian kita mungkin merasa takut kalau-kalau sifat kita yang lama kembali mengendalikan kita, sehingga sang musuh dapat menemukan suatu jerat yang dapat menyebabkan kita menjadi tawanannya.

Kita harus mengusahakan keselamatan kita dengan takut dan gentar, karena Allahlah yang bekerja di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Dengan kuasa kita yang terbatas, kita harus menjadi suci dalam keadaan kita sebagai manusia sebagaimana halnya Dia dalam Keallahan-Nya. Sebatas kemampuan kita, kita harus mengamalkan kebenaran dan kasih dan kesempurnaan tabiat Ilahi. Sebagaimana halnya lilin (malam) menerima gambar meterai, demikianlah jiwa menerima gambar Roh Kudus dan mempertahankan citra Kristus.

Kita harus bertumbuh setiap hari dalam keindahan rohani. Kita akan sering gagal dalam upaya kita untuk mengkopi Pola Ilahi. Kita akan sering menundukkan diri kita menangis di kaki Yesus, karena-berbagai kegagalan dan kesalahan kita; tapi kita tidak perlu tawar hati; kita harus berdoa lebih sungguh, lebih menaruh percaya, dan mencoba lagi dengan lebih tekun untuk terus bertumbuh lebih menyerupai Tuhan kita. – Selected Messages, buku l, hlm. 336, 337.

Kamu Akan Menerima Kuasa, hlm. 60


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *