BEKERJASAMA DENGAN GEREJA DI SURGA

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Amazingfacts.id: Sekarang ini, sebagaimana di masa lalu, seluruh surga sedang menyaksikan gereja berkembang dalam pengetahuan yang benar terhadap keselamatan. Kristus telah membeli gereja dengan darahNya, dan Ia rindu menyelubunginya dengan keselamatan.

Ia telah membuat jemaat menjadi tempat simpanan kebenaran yang suci, dan Ia berharap jemaat turut serta dalam kemuliaanNya. Tetapi agar jemaat menjadi satu kekuatan yang mendidik di dunia, ia harus bekerja sama dengan gereja di surga.

Anggota-anggotaNya harus mewakili Kristus. Hati mereka harus terbuka untuk menerima setiap sinar terang agar Allah dapat menentukan untuk memberikannya. Setelah mereka menerima terang ini, maka mereka akan disanggupkan untuk menerima dan memberikan lebih banyak dari sinar Matahari Kebenaran.

Ada satu kebutuhan bagi kerohanian yang lebih tinggi di gereja. Ada satu kebutuhan bagi penyucian hati. Allah memanggil umatNya kepada tugas- tugas mereka. Ada pekerjaan serius yang harus dilakukan. Di atas lutut mereka, pria dan wanita harus mencari Allah dalam iman dan kemudian pergi untuk menyampaikan kabar dengan kekuatan yang turun dari atas.

Orang-orang percaya seperti itu datang ke ruang dengar di Tempat Mahatinggi, dan perkataan serta perbuatan mereka untuk menambah kerohanian. Gereja sekarang ini memerlukan para pekerja yang seperti Henokh, berjalan bersama Allah.

Pandangan-pandangan kita tentang Matahari Kebenaran dipudarkan oleh pencarian diri. Kristus disalibkan sekali lagi oleh banyak orang yang melalui kesenangan diri membiarkan Setan mengambil alih kendali atas mereka.

Gereja memerlukan pria dan wanita yang mengabdi untuk mengabarkan kepada dunia pesan keselamatan, mengarahkan orang-orang berdosa kepada Anak Domba Allah, para pekerja, yang oleh perbuatan kebenaran dan perkataan murni dan benar mereka, dapat mengangkat mereka yang ada di sekitarnya keluar dari lubang kemerosotan.

Dengan belas kasih dan sayang, dengan kerinduan dan kasih, Tuhan sedang memandang umatNya yang sedang dicobai dan digoda.  Sudah menjadi maksud Allah agar semua diuji dan dicobai, agar Ia dapat melihat apakah mereka itu setia atau tidak setia kepada hukum yang berlaku di kerajaan surga.

Akhirnya, Allah mengizinkan Setan menyatakan dirinya sendiri sebagai seorang pendusta, seorang penuduh, dan seorang pembunuh. Jadi kemenangan akhir dari umatNya dibuat lebih mencolok, lebih berjaya, lebih utuh dan sempurna.

Mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan. Ibrani 12:2.

 

-Suara Hati Nurani, Hlm. 343-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *