DIPILIH UNTUK DISELAMATKAN

DIPILIH UNTUK DISELAMATKAN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Diubahkan oleh Roh
Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Efesus 1:4.

Kita harus percaya bahwa kita dipilih oleh Allah untuk diselamatkan oleh iman, melalui kasih karunia Kristus dan pekerjaan Roh Kudus; dan kita memuji dan memuliakan Allah karena pernyataan kemurahan-Nya yang begitu mengagumkan. Kasih Allahlah yang menarik jiwa itu kepada Kristus untuk diterima dengan baik dan dihadapkan kepada Bapa-Nya. Melalui pekerjaan Roh Kudus, hubungan antara Allah dan orang berdosa diperbarui. Bapa Sorgawi kita berkata, “Kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu. Aku akan menaruh kasih pengampunan kepada mereka, dan memberikan sukacita-Ku kepada mereka. Mereka akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.” (Baca Yer 30:22; 31:1, 33; Kel l9:5).

Kristus sedang memanggil jiwa-jiwa datang kepada-Nya, dan demi kepentingan kita saat ini dan selama-lamanya, kita harus mendengar dan menjawab panggilan itu. Yesus berkata, “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu (Yoh 15: 16). Karena itu semua orang yang disebut anak-anak Allah harus menyambut undangan Kristus, serta menempatkan diri mereka di mana terang surga dapat menyinari mereka, di mana mereka dapat menyadari bagaimana seharusnya menjadi pendengar dan pelaku firman Kristus, bagaimana seharusnya mengikuti Terang dunia, dan dalam Orang Yang Dikasihi.

Segala sesuatu yang Allah dapat lakukan demi keselamatan manusia, telah dilakukan. Melalui satu pemberian yang melimpah Dia telah mencurahkan kekayaan surga. Dia mengajak, memohon, dan menganjurkan; tetapi Dia tidak akan memaksa manusia datang kepada-Nya. Dia menunggu kerja sama mereka. Dia menunggu persetujuan keinginan mereka, sehingga Dia boleh mencurahkan kelimpahan anugerah-Nya, yang telah disediakan baginya sejak dunia diciptakan…. Tuhan tidak merencanakan agar kekuatan (kemampuan) manusia dilumpuhkan; tetapi agar melalui kerja sama dengan Allah manusia boleh menjadi agen (alat) yang berhasil di tangan-Nya…. Tuhan tetap memberikan hak kepada manusia untuk bekerja sama dengan diri-Nya. – The Messenger, 26 April 1893.

Kamu Akan Menerima Kuasa, hlm. 37


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.