DUNIA MENUJU KRISIS?

Blog AFI
Mari bagikan artikel ini

David Stockman mantan penasehat ekonomi presiden Ronald Reagan memperingatkan akan banyaknya hutang Amerika yang akan membuat kelumpuhan ekonomi. Dalam wawancaranya dengan Greg Hunter dalam USAwatchdog ia menyebutkan:

“Saya pikir apa yang orang-orang lewatkan adalah tanggal 15 Maret 2017 ini. Ini adalah hari perayaan membubungnya hutang yang Obama dan Boehner tempatkan bersama… di Oktober 2015 … jatuh tenggat waktu. Hutang akan menggunung mencapai 20 trilyun dollar. Itu akan menjadi hukum. Dan sebuah perhentian keras. Pebendaharaan akan punya uang tunai sekitar 200 milyar dollar. Kita memakai sekitar 75 milyar dollar tiap bulannya. Di musim panas ini mereka akan kehabisan dana. Lalu kita akan berada di induk semua krisis hutang yang menggunung.”

Ia kemudian menambahkan:

“Donald Trump ada dalam sebuah jebakan. Saat ini hutang mencapai 20 trilyun dollar. Itu 106 persen dari GDP… Trump mewarisi sebuah defisit yang ada sekitar 10 trilyun dollar di dekade ke depan di bawah kebijakan yang ada. Tetapi ia mau menambah anggaran belanja pertahanan, bukan menguranginya. Ia mau adanya pemotongan pajak secara drastis bagi perusahaan dan individu. Ia mau membelanjakan lebih banyak uang untuk keamanan perbatasan dan pelaksanaan hukum. Ia mau melakukan program infrastruktur trilyunan dollar ini.”

Selain Stockman banyak pakar ekonom dunia kelas atas lainnya yang menyatakan pendapat yang sama. Dunia ini seakan memprediksi adanya krisis ekonomi besar yang akan menerpa. Sebagai orang Kristen Alkitab memang menggambarkan akan adanya krisis besar di akhir zaman, kita tidak tahu seperti apa detil krisis yang terjadi, tapi dikatakan:

“Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.” Daniel 12:1.

Alkitab dengan jelas menyatakan “akar segala kejahatan adalah cinta akan uang.” (1 Timotius 6:10). Kita sebagai umat Tuhan tidak seharusnya membuat uang dan pencariannya menjadi prioritas utama dalam hidup di dunia yang sementara ini, Yesus bahkan memperingatkan dengan penuh kasih “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” Markus 8:36.

Kita tidak pernah tahu juga kapan tepatnya krisis itu akan menerpa sepenuhnya. Hanya saja dari semua gejala yang ada di sekitar kita, mulai dari keadaan alam, politik, ekonomi, sosial dan moral kita dapat mengetahui bahwa hari itu sudah dekat. Sebagai umat Tuhan biarlah kita boleh bersiap setiap saat, tidak melibatkan diri dalam keplesiran dunia, tetapi selalu berjaga-jaga menunggu kedatangan Tuhan kita.


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *