HUJAN AWAL DAN HUJAN AKHIR

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

kiman-ilustrasi-menantikan-pentakosta-september-2014-hidup-katolikHai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena Tuhan Allahmu! Sebab  telah diberikanNya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkanNya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. Yoel 2:23

Dalam gereja-gereja akan terjadi pernyataan kuasa Allah secara menakjubkan, akan tetapi bukan atas orang-orang yang tidak mau merendahkan dirinya di hadapan Tuhan, dan mau membuka hati mereka untuk mengakui dan bertobat. Dalam pernyataan kuasa yang menerangi dunia ini dengan kemuliaan Allah, mereka hanya melihat sesuatu yang di dalam kebutaan mereka menganggap hal itu berbahaya, sesuatu yang akan membangkitkan rasa takut, sehingga mereka menolaknya. Oleh sebab Tuhan bekerja tidak menurut pengharapan dan keinginan mereka, maka mereka akan menentang pekerjaan itu. “Apa sebabnya,” kata mereka, “tidakkah kita harus mengenal ROh Allah bilamana kita sudah berada dalam pekerjaan itu, himbauan-himbauan dari pekabaran Allah, sehingga dengan keras aku tidak kekurangan apa-apa.”

Talenta, cukup pengalaman, tidak akan membuat manusia menjadi saluran terang, kecuali mereka menempatkan diri mereka berada jadi saluran terang, kecuali mereka menempatkan diri mereka berada di bawah sinar matahari kebenaran, dan dipanggil, dipilih, dan disediakan oleh karunia Roh Kudus. Bilamana manusia menangani hal-hal yang kudus mau merendahkan diri dibawah tangan Allah yang kuat, maka Tuhan akan meninggalkan mereka. Ia akan membuat mereka menjadi orang-orang yang tajam pikirannya – menjadi orang-orang kaya dalam RohNya. Tabiat mereka yang keras, sifat yang mementingkan diri sendiri, serta degil tengkuk, akan tampak dalam terang yang memancarkan dari Terang dunia ini. “Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau  engkau tidak bertobat.” Jika engkau mencari Tuhan dengan segenap hatimu, maka engkau akan menemukan Dia.

Sekali-kali janganlah melalaikan kasih karunia yang dilambangkan oleh hujan awal itu. Hanya mereka yang menghidupkan terang akan menerima terang yang lebih besar. Jika setiap hari kita tidak bertumbuh dalam perlakuan orang Kristen yang  melakukan kebajikan, maka kita tidak akan mengenal pernyataan Roh Kudus pada turunnya hujan akhir. Mungkin hujan itu sedang turun ke dalam hati orang-orang yang berada di sekeliling kita, akan tetapi kita mengetahuinya dan tidak menerimanya.

 

Maranata Hal. 219


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *