Close Menu
    What's Hot
    Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

    Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

    Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

    Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

    Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

    Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

    BELAJARALKITAB.ID
    AFINDOSTORE.COM
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
      • Awal Mula
      • Kepercayaan Kami
      • Hubungi Kami
      • Permohonan Doa
      • Tanya Jawab Alkitab
      • Kirim Kesaksian
    • Berita & Artikel
      • Blog AFI
      • Berita AFI
      • Hidup Baru
      • Kesehatan
      • Rumah Tangga
      • Ayat Menakjubkan
    • Belajar Firman
      • Mengenal Yesus
      • Pendalaman Alkitab
      • Seri Pelajaran Nubuatan
      • Seri Belajar Alkitab
      • Renungan Harian
    • Media
      • Media Center
      • Bank AUDIO
      • Bank PUSTAKA
      • Bank VIDEO
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Amazing Facts Indonesia
    BELAJARALKITAB.ID
    HOT TOPICS
    • Donasi
    • AFIndoSTORE
    • Belajaralkitab.id
    Amazing Facts Indonesia
    You are at:Home»Renungan Harian»Kedamaian Di Atas Pilar
    Renungan Harian

    Kedamaian Di Atas Pilar

    IndartiBy Indarti21 January 20220603 Mins Read
    Share WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Simeon the Stylite lahir pada tahun 390 M di Suriah utara, yang adalah bagian dari Kekaisaran Bizantium. Dipengaruhi oleh ibunya yang sangat religius, ia memiliki semangat kekristenan yang kuat. Pada usia 13 tahun, ia mulai sering berpuasa dari makanan. Sebelum dia berusia 16 tahun, dia masuk ke biara dan memulai puasa dan doa yang begitu berat sehingga dia diminta untuk pergi. Dia kemudian mengurung diri selama tiga tahun di sebuah gubuk, berpuasa hingga 40 hari selama Prapaskah, dalam upaya untuk mencari kedamaian dengan Tuhan. Tapi gubuk itu terlalu nyaman, jadi Simeon pindah ke tebing batu di padang pasir dan memaksa dirinya untuk tetap tinggal di tempat yang sempit itu.

    Kerumunan peziarah, yang mendengar tentang pertapa suci ini, menyerbu ke tempatnya di padang pasir untuk meminta nasihat dan doanya. Semua perhatian ini memberinya sedikit waktu untuk ibadah pribadinya sendiri. Ini mengilhami dia untuk mengadopsi cara hidup baru. Jika dia tidak bisa menghindari dunia secara horizontal, dia sekarang berharap menemukan kedamaian dengan melarikan diri secara vertikal. Simeon menemukan sebuah pilar kuno, setinggi 48 kaki, di antara beberapa reruntuhan. Di atas pilar ini, dengan bantuan teman-temannya, ia membangun sebuah platform sekitar dua belas kaki persegi. Dia tinggal bertahun-tahun di atas pilar ini. Dia dikenal dalam sejarah sebagai Simeon the Stylite (kata Latin “stylus” yang berarti “pilar”/ tiang).

    Tapi pilar tempatnya itu menarik lebih banyak peziarah dan wisatawan yang penasaran. Simeon dengan sabar mengizinkan orang mengunjunginya setiap sore melalui tangga. Dia menulis beberapa surat yang masih ada sampai sekarang, di mana dia mengajar murid-muridnya, dan dia kadang-kadang berkhotbah tentang hidup suci kepada para pengunjungnya. Setelah menghabiskan 37 tahun di atas pilar, Simeon meninggal pada usia 69 tahun. Dia menginspirasi banyak orang untuk mengikutinya dan untuk abad berikutnya para pertapa yang tinggal di atas pilar, atau stylite, adalah pemandangan yang umum di seluruh Bizantium Timur.

    Hari ini Simeon diperingati sebagai orang suci di Gereja Ortodoks Koptik, tetapi apakah benar-benar perlu menjadi seorang petapa diatas pilar untuk menemukan kedamaian dengan Tuhan? Alkitab menjelaskan bahwa kita dibenarkan oleh iman, memampukan kita untuk “berdamai dengan Allah oleh Tuhan kita Yesus Kristus” (Roma 5:1). Hanya Yesus, Raja Damai, yang dapat membawa rekonsiliasi. Kita tidak pernah dapat melakukan apa pun untuk memperbaiki apa yang telah Dia lakukan. Kita menemukan kedamaian dengan Allah dengan menempatkan iman kita di dalam Yesus.

    Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Roma 5:1.

    -Doug Batchelor-

    Renungan Harian Amazing Facts
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBatu Magnet
    Next Article Rencana Tuhan
    Indarti

      Related Posts

      Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

      Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

      17 July 2026
      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      16 July 2026
      Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

      Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

      15 July 2026
      Ikuti Youtube kami
      https://www.youtube.com/watch?v=mck2kNMvLvs
      Kategori
      • Ayat Menakjubkan (83)
      • Bank Audio (3)
      • Bank Pustaka (58)
      • Bank Video (95)
      • Belajar Alkitab (177)
      • Belajar Firman (43)
      • Berita & Artikel (36)
      • Berita AFI (83)
      • Blog AFI (275)
      • Fakta dan Peristiwa (55)
      • Featured (12)
      • Hidup Baru (55)
      • Kesehatan (146)
      • Media (11)
      • Mengenal Yesus (72)
      • Pendalaman Alkitab (181)
      • Renungan Harian (3,591)
      • Rumah Tangga (44)
      • Uncategorized (77)
      RSS Amazing Facts Blog
      Top Posts

      10 Ayat Alkitab Yang Menolong Kita Saat Menghadapi Kesulitan Hidup

      16 May 202210,280 Views
      Ayat Alkitab tentang Uang

      10 Ayat Alkitab Tentang Uang Dan Keuangan

      27 December 20184,880 Views

      10 Ayat  Alkitab Tentang Kedamaian

      1 December 20212,684 Views
      Dapatkan Majalah Kami!
      Demo
      Follow Us
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Artikel Populer

      Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

      Mengapa Allah Mengizinkan Kejahatan Dan Penderitaan?

      17 July 20264 Views
      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      16 July 20263 Views
      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      15 July 20265 Views

      Our Picks

      Merasa Takut? 10 Ayat-ayat Alkitab Untuk Membantu Menghalau Rasa Takut Anda…

      21 June 201641 Views

      8 Ayat Alkitab Untuk Mengurangi Kegelisahan Anda

      23 March 20161,021 Views

      Apakah Beban Anda Berat? 10 Ayat Alkitab Untuk Meringankan Beban Tersebut

      14 April 20161,672 Views

      AFI Blog

      2026: Pemicu Kemarahan … atau Kebahagiaan yang Tak Terlukiskan?

      Neraka dan Mr. Cameron

      Patung Maria Menjadi Daya Tarik Ribuan Orang

      Apakah Kita Sedang Menyucikan Dosa?

      Mesin Kemarahan Di Media Sosial

      Charlie Kirk dan Pengharapan Sejati Akan Kebangkitan

      © 2026 Powered by Amazing Facts Indonesia.
      • Home
      • AFIndoStore

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Anda rindu Didoakan dan Bertanya?