Close Menu
    What's Hot
    Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

    Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

    Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

    Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

    Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

    Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

    BELAJARALKITAB.ID
    AFINDOSTORE.COM
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
      • Awal Mula
      • Kepercayaan Kami
      • Hubungi Kami
      • Permohonan Doa
      • Tanya Jawab Alkitab
      • Kirim Kesaksian
    • Berita & Artikel
      • Blog AFI
      • Berita AFI
      • Hidup Baru
      • Kesehatan
      • Rumah Tangga
      • Ayat Menakjubkan
    • Belajar Firman
      • Mengenal Yesus
      • Pendalaman Alkitab
      • Seri Pelajaran Nubuatan
      • Seri Belajar Alkitab
      • Renungan Harian
    • Media
      • Media Center
      • Bank AUDIO
      • Bank PUSTAKA
      • Bank VIDEO
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Amazing Facts Indonesia
    BELAJARALKITAB.ID
    HOT TOPICS
    • Donasi
    • AFIndoSTORE
    • Belajaralkitab.id
    Amazing Facts Indonesia
    You are at:Home»Renungan Harian»Penyemaian Awan
    Renungan Harian

    Penyemaian Awan

    IndartiBy Indarti18 March 20220142 Mins Read
    Share WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Penyemaian awan atau hujan buatan adalah metode eksperimental yang digunakan untuk menyebabkan turunnya hujan; iodida perak atau es kering ditembakkan ke awan dalam upaya untuk mengubah sifat-sifatnya untuk menciptakan hujan.

    Jika Anda seorang petani yang mengalami kekeringan, Anda akan mencoba apa saja untuk mendapatkan hujan. Upaya untuk mengubah cuaca dan meningkatkan curah hujan telah menyebabkan beberapa ilmuwan, ahli meteorologi, dan bahkan perusahaan komersial, mengembangkan cara untuk membuat air jatuh dari langit. Ide awalnya adalah untuk “menyemai” awan dengan partikel kecil yang muatan listriknya dapat menyatukan embun air pada awan. Ketika cukup banyak embun air berkumpul, beratnya akan menyebabkan hujan turun.

    Sebagian besar peralatan komersial tidak dapat mengatasi kekeringan tetapi hanya meningkatkan kondisi di atmosfer dan menciptakan  keadaan yang lebih mungkin untuk turun hujan. Saat badai petir mendekat, pembuat hujan ini mengirim pesawat untuk menyemai bagian “arus masuk” awan yang menarik uap air, berharap partikel tersebut bertabrakan dengan uap air hingga mengembun menjadi tetesan hujan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pesawat yang hanya melewati awan tampaknya menciptakan lebih banyak hujan dan salju saat terjadi lubang di awan, menciptakan efek pendinginan super pada molekul air.

    Meski banyak pihak yang skeptis dengan proses turunnya hujan, keinginan turunnya air dari langit sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Cuaca kering yang paling terkenal dalam Alkitab terjadi pada masa Raja Ahab. Ketika Elia menghadapi raja yang jahat itu, dia berkata, “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.” (1 Raja-raja 17:1). Tidak peduli berapa banyak tarian hujan dan mantra yang dilakukan oleh para nabi Baal, hujan tidak turun.

    Tapi ada yang berubah. Ketika Elia mengadakan pertikaian dengan nabi-nabi palsu ini (yang dewa-dewanya diduga mengendalikan cuaca) di atas Gunung Karmel, Tuhan menyingkapkan kekosongan agama mereka. Setelah mereka dihancurkan, Elia berjanji kepada Ahab bahwa hujan akan turun lagi. Kemudian dia berdoa meminta hujan. Tujuh kali dia meminta pelayannya untuk melihat ke arah laut sampai awan hujan muncul. Hujan akhirnya membasahi bumi.

    Seperti nabi-nabi palsu Ahab, orang-orang yang menyombongkan diri dan menjanjikan kedermawanan tetapi tidak menepati adalah seperti awan yang melewati tanah yang dilanda kekeringan namun tidak pernah turun hujan. Mereka hanya membawa harapan yang pupus dan layu. Sebagai pengikut Tuhan, marilah kita selalu menepati janji kita untuk memberi.

    Bacaan tambahan: Amsal 25:1–14.

    Awan dan angin tanpa hujan, demikianlah orang yang menyombongkan diri dengan hadiah yang tidak pernah diberikannya. Amsal 25:14.

    -Doug Batchelor-

    Renungan Harian Amazing Facts
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePalpitasi Jantung, Apakah Itu Layak Dikhawatirkan?
    Next Article Tangisan Peringatan
    Indarti

      Related Posts

      Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

      Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

      22 July 2026
      Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

      Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

      21 July 2026
      Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

      Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

      20 July 2026
      Ikuti Youtube kami
      https://www.youtube.com/watch?v=mck2kNMvLvs
      Kategori
      • Ayat Menakjubkan (83)
      • Bank Audio (3)
      • Bank Pustaka (58)
      • Bank Video (95)
      • Belajar Alkitab (177)
      • Belajar Firman (43)
      • Berita & Artikel (36)
      • Berita AFI (83)
      • Blog AFI (275)
      • Fakta dan Peristiwa (55)
      • Featured (12)
      • Hidup Baru (55)
      • Kesehatan (146)
      • Media (11)
      • Mengenal Yesus (72)
      • Pendalaman Alkitab (181)
      • Renungan Harian (3,596)
      • Rumah Tangga (44)
      • Uncategorized (77)
      RSS Amazing Facts Blog
      Top Posts

      10 Ayat Alkitab Yang Menolong Kita Saat Menghadapi Kesulitan Hidup

      16 May 202210,556 Views
      Ayat Alkitab tentang Uang

      10 Ayat Alkitab Tentang Uang Dan Keuangan

      27 December 20184,953 Views

      10 Ayat  Alkitab Tentang Kedamaian

      1 December 20212,687 Views
      Dapatkan Majalah Kami!
      Demo
      Follow Us
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Artikel Populer

      Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

      Matius 7:15: Waspadalah Terhadap Nabi-Nabi Palsu

      22 July 20260 Views
      Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

      Memahami Pengumpulan Persembahan Bagi Orang-Orang Kudus

      21 July 20265 Views
      Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

      Kasih Allah Yang Tidak Pernah Mengabaikan Manusia

      20 July 202611 Views

      Our Picks

      Merasa Takut? 10 Ayat-ayat Alkitab Untuk Membantu Menghalau Rasa Takut Anda…

      21 June 201642 Views

      8 Ayat Alkitab Untuk Mengurangi Kegelisahan Anda

      23 March 20161,054 Views

      Apakah Beban Anda Berat? 10 Ayat Alkitab Untuk Meringankan Beban Tersebut

      14 April 20161,690 Views

      AFI Blog

      2026: Pemicu Kemarahan … atau Kebahagiaan yang Tak Terlukiskan?

      Neraka dan Mr. Cameron

      Patung Maria Menjadi Daya Tarik Ribuan Orang

      Apakah Kita Sedang Menyucikan Dosa?

      Mesin Kemarahan Di Media Sosial

      Charlie Kirk dan Pengharapan Sejati Akan Kebangkitan

      © 2026 Powered by Amazing Facts Indonesia.
      • Home
      • AFIndoStore

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Anda rindu Didoakan dan Bertanya?